ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2017 – Dolar AS relatif stabil terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Kamis menjelang pertengahan sesi Eropa karena para investor dan pelaku pasar menunggu data inflasi konsumen AS pada jam 19.30 WIB untuk melihat indikasi baru apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi di tahun ini.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan enam mata uang utama, berada di 91,39. Indeks tersebut telah meningkat 1,14% sejauh minggu ini, rebound dari posisi terendah dalam lebih dari dua tahun terakhir setelah terbantu oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap program nuklir Korea Utara dan dampak ekonomi Badai Irma.

Secercah harapan baru bagi greenback juga terlihat yaitu rencana administrasi Trump untuk merombak aturan pajak yang dikabarkan akan diumumkan pada 25 September.

Sementara itu, data pada hari Rabu menunjukkan inflasi harga produsen AS sedikit lemah pada bulan Agustus, sebuah rintangan potensial bagi rencana Fed untuk menaikkan suku bunga.

Laporan harga konsumen malam nanti akan diawasi ketat karena The Fed sedang mempertimbangkan apakah akan menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir tahun dan data tersebut adalah pembacaan inflasi terakhir sebelum rapat kebijakan pekan depan

Dolar merosot terhadap yen, dengan USD/JPY bertahan di 110,36.

Euro berada pada level yang lebih tinggi, dengan EUR/USD di 1,1894, bertahan di bawah level tertinggi dua dan dua tertinggi di hari Jumat di 1,2091.

Sterling juga naik tipis, dengan GBP/USD di 1,3222 menjelang pertemuan kebijakan Bank of England sebentar lagi. Pound mundur dari level tertinggi satu tahun terhadap dolar AS pada hari Rabu setelah laporan ketenagakerjaan Inggris terakhir menunjukkan bahwa pertumbuhan upah tetap lamban, menambah kekhawatiran mengenai tekanan pada standar hidup.

Dengan inflasi yang melampaui pertumbuhan gaji, tekanan pada biaya hidup semakin memburuk, yang kemungkinan akan menghalangi BoE menaikkan suku bunga pada pertemuan hari ini.

Dolar Australia lebih tinggi dengan AUD/USD naik 0,24% pada 0,8004 setelah data pekerjaan rumah tangga, namun kenaikan tersebut dipantau oleh data ekonomi yang tidak bersemangat dari China, salah satu mitra dagang terbesar di negara tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing

Sumber gambar: Collegue and Forex

Share This

Berita Forex Lainnya

January 17, 2018

Berhasil Menghalau Tekanan di Asia, Dolar AS Berusaha Jaga Stabilitas di Pasar Eropa

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS berhasil memukul mundur tekanan dari para rival utamanya pagi tadi. Sore ini menjelang rilis data penggunaan kapasitas dan industri AS, greenback tampak berusaha terus menguat karena rally euro mulai…
January 17, 2018

Yen dan Dolar Australia Hadapi Tekanan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada yen, dengan posisi investor yang khawatir bank…
January 17, 2018

Kenapa Dolar AS Harus Melemah Terus?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Mulai 2018 ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami pelemahan yang terus berkelanjutan, akan tetapi mata uang AS ini akan melemah lebih besar jika bukan karena statusnya sebagai mata uang cadangan bank…
January 17, 2018

Kecemasan Para Pembuat Kebijakan Moneter Bikin Dolar Selandia Baru Dibayangi Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Meskipun di Rabu pagi ini dolar Selandia Baru sedikit menguat terhadap dolar AS, mata uang yang juga disebut kiwi tersebut tetap dibayangi tekanan karena para pembuat kebijakan Jepang dan Eropa semakin khawatir…
January 17, 2018

Dolar AS Masih Berjuang Menahan Tekanan di Rabu Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS masih berada di posisi defensif, melemah tipis terhadap yen di Asia pada hari Rabu ini dan semakin melemah terhadap euro setelah ada komentar dari bankir utama Eropa yang cenderung hawkish. USD/JPY…