ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang pasar Eropa dibuka pada Kamis ini, secara umum dolar AS memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia Pasifik khususnya kepada yen dan yuan, dimana pasar melihat data China yang mengalami kondisi penurunan dan membaiknya inflasi produsen AS semalam

USDJPY untuk sementara berada di level 110,47 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 110,47. Untuk mata uang Australia, AUDUSD untuk sementara berada di level 0,8000 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7984. Untuk mata uang China, yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,5525 setelah tadi pagi ditutup di level 6,5472.

Pelemahan yen semalam hingga siang sebetulnya disebabkan membaiknya data inflasi produsen AS untuk tahunan naik dari 1,9% menjadi 2,4%. Hal ini karena ada dorongan dari kenaikan biaya bahan bakar. Sebelumnya yen juga melemah setelah data JOLTs AS, yaitu data tentang pembukaan lapangan kerja baru, dimana dilaporkan bahwa angka pembukaan lapangan kerja baru tersebut masih diatas 6 juta sehingga ini merupakan bulan kedua angka diatas level tertinggi sejak 2000 silam.

Tanda masih kokohnya sektor tenaga kerja AS tersebut memberikan tenaga bagi dolar AS untuk menekan yen semalam, namun siang ini terlihat bahwa sisa-sisa tenaga tersebut satu persatu mulai rontok.

Sejauh ini pula kondisi yen sendiri tidak bergerak terlalu besar dalam beberapa bulan terakhir, hanya berkisar di antara level 108 hingga 112 per dolarnya karena dari pihak Jepang sendiri khususnya sektor industri Jepang, ingin agar BoJ tetap menjaga nilai mata uangnya tetap stabil.

Data China seperti produksi industri dan penjaualan ecerannya mengalami penurunan sehingga pertanda akan menurunnya pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut dan membuat yuan tertekan.

Sedangkan penguatan dolar Australia ini didukung oleh mulai membaiknya sektor tenaga kerja Australia, dimana tambahan tenaga kerja dan tingkat penganggurannya akan memasuki kondisi full employment sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonominya.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…