ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Dolar Kanada melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, dengan keuntungan imbal hasil (yield) Kanada berkurang karena para investor mundur dari pertaruhan mereka sebelumnya yang tercatat paling agresif setelah termotivasi oleh langkah Bank of Canada (BoC) yang hawkish dan Federal Reserve AS yang berhati-hati.

Pada hari Selasa USDCAD beranjak naik (dolar Kanada melemah) hingga ditutup positif di C$1,2184. Pada Rabu pagi USDCAD sedikit turun ke C$1,2161.

Perbedaan (spread) antara yield obligasi Kanada 5-tahun obligasi AS yang ekuivalen menyempit sebesar 3,3 basis poin menjadi 1,6 basis poin. Pada pekan lalu, spread tersebut mendorong yield keduanya ke atas paritas untuk yang pertama kalinya dalam waktu hampir tiga tahun setelah BoC menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan.

Darcy Browne, managing director untuk penjualan valuta asing di CIBC Capital Markets, mengatakan bahwa kini pasar terlalu agresif terhadap potensi kenaikan suku bunga BoC di Desember dan mungkin terlalu pasif dalam pergerakan suku bunga AS.

Sementara itu pada hari Senin BoC melawan kritik bahwa pihaknya tidak mempersiapkan pasar untuk menghadapi kenaikan suku bunga pada minggu lalu setelah seorang ekonom terkemuka mengeluarkan isu terkait kurangnya komunikasi antara bank sentral tersebut dalam waktu hampir dua bulan menjelang langkah yang diambil tersebut.

Langkah BoC tersebut dilakukan meskipun harga minyak terlihat lebih tinggi dan saat itu dolar AS sedang menikmati penguatan di hari sebelumnya terhadap sejumlah mata uang utama setlah mreaih dukungan dari imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi.

Loonie telah menguat lebih dari 13 persen sejak awal Mei, menyentuh nilai terkuat dalam lebih dari dua tahun pada hari Jum’at di C$1,2063.

Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, meningkat saat kilang-kilang penyulingan kembali beroperasi pasca hantaman Hurricane Harvey yang mengimbangi efek badai yang sempat menekan permintaan pasar AS terhadap minyak mentah. Kemarin harga minyak mentah AS naik 0,7 persen pada $48,41 per barel.

Kini pasar menunggu rilis indeks harga perumahan baru Kanada periode Juli yang dijadwalkan pada hari Kamis dan data penjualan rumah periode Agustus pada hari Jum’at.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Toronto Star

Share This

Berita Forex Lainnya

June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…
June 06, 2018

Dolar AS Alami Saat-saat Tertekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin melemah…
June 05, 2018

Greenback Mulai Menyerang Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin menunjukkan…
June 04, 2018

Dominasi Dolar AS Hanyut Oleh Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih harus mengalami…