ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Jepang, ekonomi terbesar ketiga di dunia, masih kelimpungan menghadapi tingkat inflasi yang membandel. Data dari Trading Economics menunjukkan saat ini tingkat inflasi Jepang berada di 0,4 persen, masih jauh dari target bank sentral negara tersebut.

Surat kabar Nikkei pada hari Rabu mengabarkan bahwa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa dia ingin bank sentral negara tersebut fokus pada kebijakan moneter yang diarahkan untuk mencapai target inflasi 2 persen, terlepas dari siapapun yang kelak menjadi gubernur Bank of Japan (BoJ) berikutnya.

PM Abe juga mengatakan bahwa dia memiliki kepercayaan penuh pada Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda karena stimulus moneternya yang besar telah mendukung terciptanya lapangan kerja dan menciptakan situasi di mana Jepang tidak lagi mengalami deflasi.

"Penting bagi Jepang untuk mencapai tahap di mana inflasi naik di atas 2 persen dan stabil pada tingkat tersebut," katanya kepada harian keuangan tersebut dalam sebuah sesi wawancara.

"Pemerintah mengharapkan BoJ melanjutkan upaya untuk memenuhi target (inflasi)," katanya.

Namun pada kesempatan tersebut PM Abe menolak untuk berkomentar tentang siapa yang bisa menjadi kandidat pilihannya untuk menggantikan Kuroda saat masa jabatan lima tahunnya berakhir pada April tahun depan.

Dia juga mengatakan tidak ada perubahan pada rencananya untuk menaikkan pajak penjualan Jepang menjadi 10 persen dari 8 persen pada bulan Oktober 2019.

Meskipun selama lebih dari empat tahun secara agresif mencetak uang, BoJ telah gagal mencapai target inflasi yang oleh banyak pengamat dianggap sulit dipahami dan terlalu ambisius karena perusahaan-perusahaan dan rumah tangga Jepang tetap waspada dalam menggenjot pengeluaran mereka.

Kritik terhadap kebijakan Kuroda telah menyerukan penurunan target inflasi BoJ, dengan alasan bahwa tujuannya terlalu tinggi untuk sebuah negara yang telah terperosok ke dalam deflasi selama dua dekade.

Salah satu tokoh yang mengkritiknya adalah seorang mantan kepala mata uang (currency chief) di Kementerian Keuangan Jepang yang mengatakan bahwa bank sentral Jepang harus berhenti terobsesi dengan target inflasi 2 persen mengingat harga dan tingkat suku bunga di seluruh dunia tetap rendah.

Pada pekan pertama bulan ini, Hiroshi Watanabe, yang kini menjadi Presiden Institute for International Monetary Affairs di Tokyo, mengatakan bahwa perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut telah pulih dan cukup menjadi alasan bagi bank sentral Jepang untuk menarik kembali kebijakan stimulus agar memberinya ruang yang cukup untuk melakukan manuver jika kondisi memburuk kembali.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Nikkei, Reuters, Trading Economics

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…
June 06, 2018

Dolar AS Alami Saat-saat Tertekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin melemah…
June 05, 2018

Greenback Mulai Menyerang Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin menunjukkan…
June 04, 2018

Dominasi Dolar AS Hanyut Oleh Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih harus mengalami…