ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2017 – Federal Reserve akan menggelar pertemuan kebijakannya pada 19-20 September. Karena itu data dan berita ekonomi di minggu ini akan menjadi perhatian pasar, terutama data inflasi, yang telah menjadi teka-teki besar bagi para analis dan pejabat The Fed.

Semakin banyak pembuat kebijakan Fed mengatakan bahwa mereka cenderung menunda kenaikan suku bunga ketiga yang direncanakan di tahun ini kecuali kelesuan inflasi semakin menjadi. Laporan lowongan kerja dan karyawan, penjualan eceran dan produksi industri juga akan dirilis.

Pada hari ini Departemen Tenaga Kerja AS akan merilis Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS), yang menampilkan total pertumbuhan pekerjaan bulanan untuk mengungkapkan permintaan pengusaha dan pasokan pekerja di pasar tenaga kerja.

Pada bulan Juni, pengusaha membukukan rekor 6,2 juta lowongan pekerjaan, menunjukkan permintaan untuk pekerja tetap kuat. Namun tingkat pengangguran 4,4% yang rendah membuat situasi semakin memusingkan bagi perusahaan untuk menemukan pekerja berkualitas sehingga meningkatkan pertumbuhan gaji. Laporan JOLTS untuk bulan Juli akan mengungkapkan apakah lowongan pekerjaan di AS terus bergerak mendekati tingkat rekor dan mengintensifkan krisis pasokan tenaga kerja.

Inflasi mulai menghangat tahun ini meskipun ada kenaikan pekerjaan yang sehat yang seharusnya mendorong upah lebih cepat dan pada gilirannya dapat memaksa perusahaan untuk menaikkan harga guna mempertahankan keuntungan. Sementara harga yang rendah bagus untuk konsumen, para pejabat The Fed justru khawatir itu menjadi pertanda dari sebuah ekonomi yang lesu.

Badai Harvey telah mendongkrak harga bensin di bulan lalu dan seharusnya membantu mendorong kenaikan harga tahunan menjadi 1,8% dari 1,7%. Tapi The Fed lebih memperhatikan harga inti yaitu di luar harga makanan dan energi yang volatile, yang masih tertahan. Sementara tarif hotel mungkin naik bulan lalu dan tarif penerbangan tampak stabil, harga sewa dan harga untuk layanan telepon nirkabel, pakaian dan mobil mungkin tetap terjaga.

Para ekonom memperkirakan Departemen Tenaga Kerja AS akan mengumumkan bahwa harga inti naik 1,6% per tahun di bulan Agustus, turun dari 1,7% di bulan Juli, sebuah perkembangan yang dapat menurunkan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed yang lain di tahun 2017.

Sumber berita: ForexSignal88, USA Today

Sumber gambar: Financial Solutions

Share This

Berita Forex Lainnya

June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…
June 06, 2018

Dolar AS Alami Saat-saat Tertekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin melemah…
June 05, 2018

Greenback Mulai Menyerang Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin menunjukkan…
June 04, 2018

Dominasi Dolar AS Hanyut Oleh Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih harus mengalami…