ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2017 – Ekonomi terbesar di dunia sedang dilanda bencana berupa terjangan Badai Harvey dan Irma dalam waktu yang berdekatan yang sangat potensial untuk menimbulkan gangguan ekonomi yang besar dan sangat mungkin untuk memaksa Federal Reserve mempertahankan suku bunganya di sisa tahun ini.

Badai Irma masih membayangi Florida, namun Goldman Sachs (GS) telah memangkas proyeksi pertumbuhan AS untuk kuartal ketiga sebesar 1 poin persentase dan Bank of America-Merrill Lynch (BoAML) memangkas 0,4 poin persentase pasca terjangan Badai Harvey yang menghampiri Texas dan Louisiana.

Hugh Young dari Aberdeen Standard Investments 'Asia, mengatakan kepada CNBC, "Saya pikir ini mungkin menjadi alasan bagi The Fed untuk menahan diri dari kenaikan suku bunga. Saya pikir itu akan menjadi kesimpulan logis."

Mark Grant, seorang pakar strategi yang terkenal kontrarian, mengatakan bahwa jika kerusakan badai cukup parah maka bank sentral AS dapat menurunkan suku bunga, sehingga pemerintah dapat memperoleh akses ke biaya pinjaman yang lebih murah untuk upaya rehabilitasi. Mungkin, itulah sebabnya saham berjangka AS naik lebih dari 100 poin pada perdagangan premarket hari Senin.

Kevin O'Leary, bos O'Shares EFT Investments dan investor pada Shark Tank mengamini apa yang Grant sampaikan mengenai dampak akibat badai yang mungkin terjadi pada kebijakan suku bunga The Fed.

Sementara itu para pejabat The Fed, dalam proyeksi terakhir mereka, telah mengindikasikan kenaikan satu tingkat lagi di tahun ini yang telah mereka setujui pada bulan Maret dan Juni. Namun data inflasi yang lemah telah menyebabkan munculnya pernyataan dovish dari para pembicara The Fed sehingga pelaku pasar terkemuka percaya bahwa kenaikan berikutnya tidak akan terjadi sampai tahun 2018.

Presiden Fed New York William Dudley, dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada akhir pekan lalu saat Irma bergerak mendekati Florida, mengakui bahwa kedua badai tersebut dapat mempengaruhi waktu kenaikan suku bunga. Namun dia mengatakan upaya pembangunan kembali menyusul bencana badai akan mendorong aktivitas ekonomi dalam jangka panjang.

Frank Frankin, kepala eksekutif konsultasi bisnis Export Now, mengatakan bahwa di luar badai, ada faktor lain yang potensial menghalangi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Salah satu faktornya adalah ketidakpastian mengenai siapa pemimpin The Fed berikutnya.

"Jangan lupa kita punya beberapa lowongan di Fed sekarang dan itu biasanya, secara historis, mengurangi pergerakan Fed karena setiap orang mengambil lebih banyak sikap wait and see. Mereka tidak ingin mempolitisasi audiensi kursi berikutnya ... jadi setiap orang cenderung untuk sedikit tenang," katanya kepada CNBC.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Yahoo Finance

Sumber gambar: News 965

Share This

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…