ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Kini semakin banyak analis yang berpikir bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan segera menaikkan suku bunga, mungkin segera setelah bulan November tahun ini. Apalagi rekannya di Kanada baru saja menaikkan tingkat suku bunganya.

Namun demikian, George Tharenou, ekonom dari UBS, tidak termasuk di antara mereka. Dia mencatat bahwa sementara pertumbuhan ekonomi Australia yang cenderung meningkat tajam pada kuartal mendatang hanya akan menjadi sebuah fenomena yang bersifat sementara mengingat pertumbuhan ekonomi Australia selama 18 bulan ke depan tetap berada di bawah harapan RBA.

Dia menjelaskan, “Kami masih memperkirakan PDB akan meningkat menjadi 3% tahun-ke-tahun di K3 (kuartal 3), meskipun hanya sebentar, yang mencerminkan efek dasar dari kuartal negatif di K3-2016. Tapi, kecepatan 3% ini melebih-lebihkan kenyataan dari momentum dan kemungkinan akan mendekati puncak pertumbuhan.”

Ia menambahkan, “Memang, kami masih berpikir bahwa laju dasar ekonomi hanya pulih moderat, dengan PDB naik menjadi 2,3% pada 2017 dan 2,7% pada 2018, secara rata-rata berada di sekitar tren pasca-GFC (global financial crisis) sebesar 2,5%. Namun, ini kontras dengan RBA yang bullish yang memperkirakan akselerasi berlangsung hingga booming 3-3,5% tahun-ke-tahun selama beberapa tahun ke depan.”

Menurut Tharenou meskipun ada banyak hal positif yang muncul pada ekonomi Australia, kenyataannya tingkat upah, inflasi dan konsumsi rumah tangga yang lemah di masa depan pada akhirnya akan memupuskan harapan untuk kenaikan suku bunga dari RBA dalam jangka dekat.

Ekonom tersebut menjelaskan bahwa pengetatan makroprudensial masih belum sepenuhnya menyentuh pasar perumahan yang tangguh, konsisten dengan perkiraannya untuk puncak aktivitas dan pertumbuhan harga. Konsumsi akan terbebani di tahun depan oleh pudarnya efek kekayaan rumah tangga, bila ditambah dengan harga energi yang lebih tinggi.

Ia menjelaskan, “Yang penting, kami memperkirakan titik terendah tingkat upah karena kenaikan upah yang minimum, tapi peningkatan yang mungkin segera terjadi akan mengecewakan relatif terhadap pekerjaan yang lebih kuat. Bila digabungkan dengan dampak Amazon dan pembobotan ulang, ini akan membatasi kenaikan IHK (indeks harga konsumen).”

“Risiko ke arah atas (upside risk/ketidakpastian potensi pendapatan) yang baru adalah meningkatnya permintaan publik terhadap belanja pribadi, mengingat kenaikan tajam baru-baru ini pada rencana belanja modal dan persetujuan pembangunan non-pemukiman, di tengah kondisi bisnis yang booming dan pertumbuhan ekspor yang meningkat secara global. Risiko turunnya (downside risk) adalah harga rumah jatuh. Secara keseluruhan, para hawks (orang yang berpandangan hawkish) yang berharap kenaikan RBA dalam jangka pendek akan kecewa,” pungkas Tharenou.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: Livemint

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…