ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Dolar AS terus meluncur turun sejak pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS ke-45. Sejak Januari, mata uang AS tersebut sudah merosot sekitar 11% versus sejumlah rivalnya.

Menurut ahli strategi Deutsche Bank, George Saravelos, dengan penurunan yang sudah cukup jauh tersebut tidak terlihat tanda-tanda pembalikan nilai greenback dalam waktu dekat.

"Dolar berada dalam masalah," katanya dalam sebuah catatan baru-baru ini kepada para kliennya. Menurutnya sebagian besar penurunan greenback disebabkan oleh beberapa perubahan penting yang negatif bagi greenback.

Perubahan pertama adalah pasar masih belum menaikkan keyakinannya pada kenaikan suku bunga tambahan dari The Fed, yang oleh Saravelos disebut "zombification".

Yang harus digarisbawahi adalah Saravelos tidak berbicara tentang kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun 2017 dan pergerakan greenback dalam jangka pendek. Apa yang sedang dibicarakannya saat ini adalah gambaran yang lebih besar, ketidakpastian jangka panjang mengenai keputusan masa depan The Fed, yang menurutnya cenderung akan berlanjut.

Saat ini, ekspektasi pasar adalah hanya untuk satu kenaikan suku bunga hingga September 2018, menurut data Bloomberg’s World Interest Rate Probability. Namun, sebagian besar personel di FOMC akan berbeda pada 2018, jadi sulit untuk memprediksi apa yang akan dilakukan sekelompok baru orang tersebut dalam hal kebijakan moneter.

Perubahan kunci kedua adalah bahwa pendorong pasar valuta asing menunjukkan pergeseran mendasar. Sementara bursa forex dulunya didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter, Saravelos berpendapat bahwa pergerakan forex saat ini tampaknya didorong oleh penyesuaian terhadap aliran saldo yang telah terakumulasi setelah beberapa tahun terakhir karena kebijakan moneter global yang tidak konvensional.

"Bagian dari ketidakseimbangan ini adalah kekurangan struktural dalam jumlah aset Eropa, seperti yang telah kami tulis sebelumnya," katanya.

Ia menjelaskan, "Namun, secara umum, rakyat Amerika juga sangat kurang dalam alokasi investasi mereka ke seluruh dunia. Cara termudah untuk menunjukkan ini adalah dengan melihat pembelian aset asing dari Amerika."

"Selama beberapa tahun terakhir, Amerika telah melikuidasi hampir keseluruhan portofolio pendapatan tetap asing (foreign fixed-income) mereka dan kemungkinan akan melakukan realokasi kembali ke seluruh dunia. Penyusutan dalam perbedaan tingkat pertumbuhan relatif AS dan gejolak politik yang sedang berlangsung di AS mungkin telah membantu mengkatalisis tren ini. "

Dengan kombinasi kedua pergeseran tersebut maka kelemahan mata uang AS tampaknya tidak akan reda dalam waktu dekat.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: The Street

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…