ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Badai Harvey yang melanda negara bagian Texas dan Louisiana di akhir bulan lalu serta membanjiri Houston akibat hujan lebat, diperkirakan akan menjadi salah satu bencana paling mahal dalam sejarah AS pasca perang dunia ke 2.

Selain itu, Goldman Sachs menyatakan bahwa dampak dari badai tersebut maka laju pertumbuhan ekonomi AS atau PDB di kuartal ke 3 berpotensi akan turun hingga 1%. Biaya pemulihan yang ditimbulkan akibat badai ini lebih besar dibandingkan badai Sandy di 2012 lalu.

Dengan penelitian dengan model pembanding terhadap 35 badai yang melanda AS pasca perang dunia ke 2, Goldman Sachs menemukan bahwa ada korelasi antara bencana alam dengan laju pertumbuhan ekonomi, dimana saling terkait ketika badai yang dahsyat yang datang maka ekonomi akan melamban sementara.

1 poin persentase akan memberikan dampak ke laju pertumbuhan yang turun dimana dampak utama yang terlihat adalah dari sektor turunnya daya beli konsumen, turunnya persediaan usaha, penjualan rumah drop dan sektor energi juga menurun. Indikasinya dalam 2 bulan kedepan maka pertumbuhan akan lesu karena gaji dan tenaga kerja akan berkurang, dimana sekitar antara 20 ribu hingga 100 ribu lapangan kerja akan hilang, demikian ungkap Goldman Sachs.

Harga gas juga akan melonjak sehingga akan menambah laju inflasi tahunan jangka pendek sekitar 0,2%. Perhitungan Goldman Sachs ini belum mencakup biaya yang ditimbulkan oleh badai Irma yang baru saja melintas di kawasan Tenggara AS.

Penelitian dari Fundstrat di akhir pekan lalu menunjukka kerugian yang tidak diasuransikan dapat menvapai $200 milyar, sedangkan menurut Accuweather diperkirakan mencapai lebih dari $190 milyar, lebih besar dari kkmbinasi Katrina dan badai Sandy.

Dalam laporan detailnya, Goldman Sachs mencoba melakukan kalkulasi terhadap akibat bencana badai Harvey serta badai Irma, maka AS akan mengalami penurunan 0,8% pada PDB kuartal ino menjadi sekitar 2%. Namun proses pemulihan turunnya PDB ini bisa kembali normal setidaknya butuh 3 kuartal lagi untuk menutupi lubang-lubang pelemahan PDB tersebut.

Diharapkan bahwa pulihnya belanja konsumen dapat membuat ekonomi AS rebound atau bergairah lagi. Ditemukan pula bahwa kurva penurunan PDB akibat bencana dengan tingkat derajat yang tajam, akan segera diimbangi dengan tingkat kemiringan yang sama untuk pemulihannya, imbuh Goldman Sachs.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Business Insider, Forexfactory, the Guardian, Investing, CNBC

Sumber Gambar: The Inquisitr

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…
June 06, 2018

Dolar AS Alami Saat-saat Tertekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin melemah…
June 05, 2018

Greenback Mulai Menyerang Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin menunjukkan…
June 04, 2018

Dominasi Dolar AS Hanyut Oleh Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih harus mengalami…