ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Federal Reserve secara resmi akan memasuki periode “diam”, di mana para pejabatnya tidak lagi membuat penampilan publik atau sesi wawancara sehingga membuat pasar memilih jalan lain untuk mendapatkan materi guna memprediksi langkah The Fed selanjutnya.

Sejumlah data sejak pekan ini hingga menjelang pertemuan kebijakan yang berakhir pada 20 September akan menjadi perhatian para pelaku pasar. Data-data tersebut antara lain JOLTS, retail sales, CPI/PPI, weekly jobless claims, Empire State manufacturing survey dan indeks sentimen konsumen Universitas Michigan.

Pada hari Jum’at Presiden New York Fed William Dudley mengambil sikap yang kurang hawkish dari sebelumnya ketika dia mengakui bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut kini semakin mengambang. Padahal di bulan lalu dia memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sekali lagi di tahun ini.

Namun, ia juga mengakui bahwa ada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi saat ini dan tingkat inflasi yang masih berada di bawah target.

"Saya pikir terlalu cepat untuk menilai kapan waktunya kenaikan suku bunga berikutnya," ujar Dudley dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

"Tapi saya pikir jalannya jelas bahwa tingkat suku bunga jangka pendek akan bergerak secara bertahap lebih tinggi dari waktu ke waktu," tambahnya.

Sementara itu Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker tidak memberikan komentar mengenai kebijakan ekonomi atau moneter pada New Perspectives on Consumer Behavior di Credit & Payments Conference.

Sebelumnya pada hari Kamis, seorang pejabat hawkish lainnya yaitu Presiden Fed Kansas City Esther George mengulangi bahwa ekonomi AS telah terlambat untuk melanjutkan siklus kenaikan suku bunga.

George lebih lanjut menegaskan bahwa bank sentral AS telah mulai membahas "secara sangat eksplisit" bagaimana memulai pengurangan neraca aset.

Juga berbicara Kamis malam, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester menegaskan kembali keyakinannya bahwa pengetatan lebih lanjut diperlukan.

"Jika kondisi ekonomi berkembang seperti yang diantisipasi, saya yakin penghapusan lebih lanjut akomodasi melalui peningkatan bertahap dalam fed funds rate akan dibutuhkan dan akan membantu mempertahankan ekspansi," kata Mester.

Ia menjelaskan, "Saya melihat konsistensi ini sebagai hal yang positif karena menggarisbawahi pendekatan sistematis kami untuk mempromosikan tujuan kebijakan kami dan ini menghilangkan ambiguitas kebijakan pada saat ketidakpastian tampaknya meningkat di bidang lain."

Meskipun para pelaku pasar mengharapkan The Fed akan mengumumkan awal dari akhir pembelian obligasi di bulan September, mereka tetap skeptis bahwa bank sentral AS akan dapat menindaklanjuti proyeksi mereka untuk menaikkan suku bunga sekali lagi sebelum tahun ini berakhir.

Fed fund futures melihat peluang kenaikan suku bunga di Desember sekitar 35%, menurut Fed Rate Monitor Tool. Kemungkinan atau peluang kenaikan berikutnya bahkan tidak melampaui ambang batas 50% sampai pertemuan Juni 2018.

Pertemuan di bulan September akan memberikan proyeksi ekonomi yang diperbarui yang mencakup rilis dot-plot yang secara anonim memetakan perkiraan para individu di tubuh The Fed untuk kenaikan suku bunga di masa depan, sehingga pasar akan terus mengawasi untuk melihat apakah para pembuat kebijakan bank sentral AS telah menarik kembali ekspektasi mereka sendiri untuk pergerakan suku bunga di masa depan.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Investing, Reuters

Sumber gambar: Fedweb.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 20, 2017

Greenback Mulai Ditekan Yen dan Dolar Australia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang pasar Eropa dibuka di Rabu ini, secara umum dolar AS kali ini mengalami tekanan dari mata uang utama Asia Pasifik, dimana pasar sedang menantikan hasil rapat suku…
September 20, 2017

Inilah Perkiraan Keputusan Fed pada Kamis Dini Hari

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Pada rapat kebijakan reguler yang dimulai sejak kemarin dan berakhir hari ini waktu Washington DC (Kamis dini hari waktu Indonesia), diperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tetap stabil dan…
September 20, 2017

ANZ: Suku Bunga Australia Bakal Naik Dua Kali di Awal 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Alat prediksi baru ANZ saat ini memperkirakan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan berubah lebih cepat menjadi hawkish tentang suku bunganya. Bias Index (indeks bias) bank tersebut, yang diperkenalkan ke publik…
September 20, 2017

Pertimbangan Baru BoJ: Ekspor Jepang Melonjak dengan Kecepatan Tertinggi dalam 4 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Ekspor mobil dan barang elektronik yang melonjak pada bulan Agustus mendorong ekspor Jepang dengan laju tercepat dalam hampir empat tahun, sebuah bukti lanjutan bahwa permintaan luar negeri cukup kuat untuk…
September 20, 2017

Suku Bunga The Fed Naik di Desember Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Sebuah kantor berita pasar dunia, CNBC menyatakan bahwa dari hasil survei yang diselenggarakannya terhadap pelaku pasar di Wall Street, percaya atau tidak bahwa responden survei melihat kenaikan 2 hingga 3 kali di…