ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Pound sterling naik ke level tertinggi dalam lima minggu terhadap dolar AS yang melemah karena para investor menutup posisi short pada GBP dan dorongan dari data manufaktur Inggris berhasil mengalahkan ekspektasi.

Pound sterling mencatatkan kenaikan mingguan ketiga pada akhir sesi Jum’at terhadap dolar AS setelah mencapai $1,3224 karena dolar AS melemah terhadap semua mata uang G10.

Data pada hari Jum’at, data menunjukkan manufaktur Inggris naik pada bulan Juli untuk pertama kalinya tahun ini, sementara sektor konstruksi menyusut untuk bulan keempat berturut-turut.

Valentin Marinov, kepala strategi valas G10 di unit bisnis dan investasi Credit Agricole SA di London, menjelaskan bahwa pasar telah terperangkap oleh data Inggris yang cukup baik dan juga kesadaran bahwa Brexit adalah sebuah proses yang panjang yang dampak langsungnya pada pound sterling sulit diprediksi.

"Secara keseluruhan, sterling masih terlihat sangat murah terhadap dolar dan cukup murah terhadap euro," kata Marinov.

Pound sterling naik 0,9% menjadi $1,3224 pada sesi tersebut, menyentuh level tertinggi sejak 3 Agustus. Mata uang ini memperpanjang kenaikannya di minggu lalu menjadi 2%. Pound sterling menguat 0,5% menjadi 91,32 pence per euro, sehingga sedikit berubah di bulan ini.

Penguatan pound sterling terhadap dolar AS terjadi di tengah spekulasi pasar mengenai rencana-rencana Federal Reserve dan ketegangan antara AS dengan Korea Utara yang melemahkan mata uang AS. Sepanjang bulan lalu, pound sterling telah mengungguli hampir semua rekan G10-nya.

Namun diperkirakan pound sterling akan kembali menghadapi sandungan yang signifikan terhadap euro selama beberapa minggu ke depan saat Parlemen Inggris kembali dari reses, demikian menurut ahli strategi dari BNY Mellon. Agenda lain yang potensial menjadi hambatan adalah putaran September dari perundingan Inggris dengan UE dan komentar dari konferensi Partai Konservatif.

Para pakar strategi mata uang lainnya juga berpendapat bahwa data-data ekonomi bisa terus membebani mata uang Inggris.

Samuel Tombs dari Pantheon Macroeconomics mengatakan jumlah defisit perdagangan Inggris menunjukkan bahwa ekonomi negara tersebut masih gagal untuk kembali seimbang meskipun terjadi penurunan sterling yang sangat besar.

Steven Barrow dari Standard Bank berpendapat bahwa data Inggris pada umumnya tetap lemah dan kasus seperti penguatan pound sterling karena apa yang terjadi di sektor manufaktur adalah sebuah kasus yang mungkin akan jarang terjadi.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg

Sumber gambar: Okezone Ekonomi

Share This

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…