ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Pada sesi penutupan pekan lalu dolar AS terlihat melawan tekanan jual yang terus menderanya hampir sepanjang pekan lalu. Namun demikian pada saat penutupan sesi tersebut seluruh rival utamanya tetap menunjukkan penguatan terhadap greenback.

Berkurangnya ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini menjadi salah faktor yang menyebabkan dolar AS turun ke level terendah dalam dua setengah tahun pada hari Jum’at dan mempertahankan emas di dekat level tertinggi lebih dari satu tahun.

Inflasi yang lemah masih terus mengejutkan para pembuat kebijakan The Fed. Dalam sebuah pidato pada hari Kamis, Presiden Fed New York William Dudley tidak mengulangi pernyataan yang ia sampaikan pada tiga minggu yang lalu bahwa dia memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sekali lagi tahun ini.

Faktor lain yang juga membebani dolar AS dan menurunkan kemungkinan untuk kenaikan suku bunga lain di tahun ini adalah sebuah kesepakatan di Kongres untuk mendorong pembicaraan plafon utang AS tiga bulan hingga Desember, bertepatan dengan pertemuan kebijakan The Fed terakhir di tahun ini.

Kinerja greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terlihat dari Indeks Dolar AS yang turun 0,38 persen setelah menyentuh level terendah 91,00, terlemah sejak Januari 2015.

Safe haven yen Jepang juga menguat 0,61 persen versus greenback di 107,80 per dolar, dan euro naik 0,12 persen menjadi $ 1,2036.

Euro semakin bersinar dan sempat mencapai puncak tertinggi multi tahun setelah pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis. Rally euro terdorong oleh komentar Presiden ECB Mario Draghi bahwa bank sentral tersebut itu mungkin mulai mengurangi program stimulus besarnya pada musim gugur ini.

Beberapa kali Draghi merujuk ke kekuatan euro dan mengatakan bahwa penguatan mata uang bersama zona euro tersebut adalah alasan utama untuk mengurangi perkiraan inflasi ECB untuk tahun 2018-19. Dia juga mengindikasikan bahwa pengurangan program stimulus akan cenderung lamban.

Namun, komentar tersebut tidak banyak menghalangi para bulls euro dan sebuah laporan dari Reuters yang menyebutkan bahwa para pejabat bank sentral Eropa lainnya sepakat bahwa langkah selanjutnya yang harus diambil adalah mengurangi pembelian obligasi mereka, sehingga menjadi dukungan tambahan bagi euro.

Di saat yang sama dolar AS juga tertekan oleh terjangan Badai Irma, salah satu badai paling kuat di dekat AS dalam satu abad, dan bergerak menuju Florida dan wilayah tenggara AS lainnya.

Irma adalah badai besar kedua yang mengancam Amerika Serikat dalam dua minggu setelah Badai Harvey membuat Texas terpaksa menutup seperempat kapasitas penyulingan AS dan 8 persen produksi minyak AS.

Para ekonom mengatakan Badai Harvey dan Irma dapat membebani pertumbuhan ekonomi AS di kuartal ketiga.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Shutterstock

Share This

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…