ForexSignal88.com l Jakarta, 08/09/2017 – Greenback tetap berada di posisi terendah dalam 32 bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jum’at menjelang malam waktu Indonesia karena kekhawatiran akan potensi dampak Badai Irma di pantai Florida dan ketegangan dengan Korea Utara terus membebani mata uang AS.

EUR/USD naik 0,31% pada 1,2058, tertinggi sejak Januari 2015. Mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut menguat setelah pada hari Kamis Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunganya tidak berubah seperti yang diperkirakan para pelaku pasar dan ekonom juga memberi isyarat bahwa informasi mengenai pengurangan program pembelian aset bank sentral tersebut akan disampaikan pada bulan Oktober.

Sementara itu, sentimen pada greenback tetap rentan karena pasar terus memantau perkembangan Badai Irma, sebuah badai kategori 5 (tertinggi) yang diproyeksikan akan menerpa Florida pada akhir pekan ini.

Para pelaku pasar pun sepertinya mengabaikan ucapan Presiden Federal Reserve New York William Dudley pada hari Kamis yang meminta The Fed untuk terus menaikkan suku bunga karena inflasi yang rendah akan rebound.

Sementara itu safe haven yen dan franc Swiss terus menguat terhadap dolar AS, dengan USD/JPY turun 0,65% pada level terendah 10-bulan di 107,73, dan dengan USD/CHF turun 0,27% menjadi 0,9481.

Para investor juga berhati-hati di tengah spekulasi bahwa Korea Utara mungkin akan meluncurkan rudal balistik antar benua (ICBM) pada hari Sabtu sebagai bagian dari peringatan hari jadi negara tersebut.

Kemarin Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia lebih memilih untuk tidak menggunakan tindakan militer melawan Pyongyang untuk melawan ancaman nuklir dan rudalnya namun jika Korea Utara tetap melakukannya maka akan menjadi "hari yang sangat menyedihkan" bagi kepemimpinan negara yang terisolasi tersebut.

Di Jepang, data yang dirilis pagi tadi menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) meningkat sebesar 0,6% pada kuartal kedua, turun dari perkiraan awal 1,0% dan mengecewakan ekspektasi untuk tingkat pertumbuhan 0,7%.

Di tempat lain, GBP/USD naik 0,28% pada level tertinggi lima minggu di 1,3150 setelah data menunjukkan bahwa produksi manufaktur Inggris naik lebih dari perkiraan pada bulan Juli, sementara produksi industri meningkat sejalan dengan ekspektasi.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa defisit perdagangan Inggris menyempit menjadi £11,58 miliar di bulan Juli dari revisi £11,53 miliar pada bulan sebelumnya.

Dolar Australia dan Selandia Baru juga bergerak lebih tinggi terhadap greenback, dengan AUD/USD naik 0,61% pada 0,8097 dan dengan NZD/USD menguat 0,90% menjadi 0,7299.

Data pada hari Jum’at menunjukkan bahwa ekspor China, mitra ekspor terbesar Australia dan mitra ekspor kedua terbesar Selandia Baru, meningkat dengan tingkat tahunan sebesar 5,5% pada bulan lalu dan impor tercatat melonjak 13,3%.

Sementara itu, USD/CAD bertahan stabil di 1,2120, di dekat level terendah dalam 28 bulan yang disentuh kemarin yaitu 1,2058.

Dixie atau Indeks Dolar AS, turun 0,31% pada level 91,00, level terendah sejak Januari 2015.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing, Reuters

Sumber gambar: Collegue and Forex

Share This

Berita Forex Lainnya

February 15, 2018

Memasuki Sesi Eropa, Mata Uang Utama Masih Bombardir Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Seluruh mata uang utama, terutama yen Jepang, terus menggempur mata uang AS hingga kini memasuki sesi perdagangan Eropa. Dolar AS memperpanjang kerugiannya terhadap yen dan mencapai level terendah 15-bulan baru pada…
February 15, 2018

Yen dan Dolar Australia Masih Menekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya lanjutan dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi beli mata uang Asia lagi…
February 15, 2018

Peningkatan Inflasi, Sebuah Tantangan Bagi Ketua Fed Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.…
February 15, 2018

Prakiraan PDB AS Diturunkan JPMorgan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.…
February 15, 2018

Apakah Suku Bunga The Fed akan Naik Lebih dari 4 Kali di Tahun Ini?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi AS meningkat sehingga para komentator berspekulasi bahwa Federal Reserve, untuk tahun ini, dapat menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali yang telah mereka lakukan…