ForexSignal88.com l Jakarta, 08/09/2017 – Sebuah survei yang dilakukan Bank of England (BoE) dan dipublikasikan pada hari Jum’at (8/9) menunjukkan bahwa ekspektasi publik Inggris akan inflasi tetap stabil dalam tiga bulan hingga awal Agustus meskipun kenaikan harga ini terjadi setelah referendum Brexit.

BoE mengatakan bahwa ekspektasi median untuk inflasi dalam waktu satu tahun bertahan pada 2,8 persen sementara ekspektasi inflasi dua tahun meningkat tipis menjadi 2,7 persen dari 2,8 persen pada survei sebelumnya yang dilakukan pada bulan Mei.

Inflasi dalam waktu lima tahun terlihat pada 3,4 persen, dibandingkan dengan 3,3 persen tiga bulan sebelumnya, kembali ke puncak yang terakhir terlihat pada bulan Mei tahun lalu.

Tingkat inflasi Inggris menembus target 2 persen BoE di awal tahun ini karena jatuhnya nilai pound sterling sejak voting Brexit pada Juni 2016 sehingga mendorong kenaikan harga impor.

Pada bulan Mei inflasi harga konsumen Inggris bertahan di 2,6 persen pada Juli setelah mencapai 2,9 persen, tingkat tertinggi dalam hampir empat tahun.

Bank sentral Inggris pada bulan lalu memperkirakan inflasi akan mencapai puncaknya pada hampir 3 persen di bulan Oktober, meskipun sejak saat itu pound sterling terus melemah terhadap euro, yang berarti tekanan pada harga akibat dari mata uang yang lemah dapat bertahan lebih lama dari perkiraan BoE.

Namun sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Reuters pada pekan lalu mengatakan bahwa mereka memperkirakan BoE bakal mempertahankan suku bunga acuan pada rekor rendah 0,25 persen sampai 2019 karena negara tersebut harus melewati proses panjang untuk meninggalkan Uni Eropa.

Dalam survei BoE yang dipublikasikan pada hari Jum’at ini, 32 persen responden mengatakan bahwa tingkat suku bunga akan tetap sama selama 12 bulan ke depan, dibandingkan dengan 31 persen di bulan Mei. Sebanyak 42 persen responden memperkirakan tingkat suku bunga akan naik dalam 12 bulan ke depan, tidak berubah dari bulan Mei.

BoE akan membuat pernyataan berikutnya mengenai suku bunga pada hari Kamis, 14 September 2017.

Data BoE tersebut didasarkan pada survei terhadap 2.096 orang yang dilakukan oleh perusahaan pemungutan suara TNS antara 4 dan 8 Agustus silam.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: IB Times UK

Share This

Berita Forex Lainnya

November 24, 2017

Dolar AS Tertekan Tipis Saat Thanksgiving

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/11/2017 – Pada hari Kamis, pasar Eropa yang baru bereaksi terhadap FOMC meeting minutes yang dirilis pada Kamis dini hari, bereaksi negatif terhadap dolar AS. Greenback kembali terpukul di tengah volume perdagangan yang tipis…
November 23, 2017

Pejabat Fed Kuatir Ketidakseimbangan Pasar Keuangan AS dan Rendahnya Inflasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Dalam hasil paparan rapat suku bunga di awal bulan lalu beberapa pejabat bank sentral AS, Federal Reserve mengungkapkan pandangan yang optimis tentang pertumbuhan ekonomi AS, sekaligus juga kuatir bahwa harga atau…
November 23, 2017

Pasar Keuangan Jepang dan AS Libur, Yen Sedang Melemah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan tipis-tipis dari mata uang utama Asia kecuali dari yen dimana pasar keuangan dunia sedang…
November 23, 2017

Pemerintah Inggris Pangkas Proyeksi Pertumbuhannya, £3 Miliar Disisihkan Untuk Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pemerintah Inggris secara resmi semalam telah memangkas proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi dan mengantisipasi hal-hal penurunan pertumbuhan di masa-masa mendatang. Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond menyampaikan…
November 23, 2017

Rally Harga Minyak Kembali Dorong Penguatan Dolar Kanada

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Dolar Kanada menguat ke level tertinggi sembilan hari terhadap mata uang AS di sesi perdagangan Rabu karena harga minyak mentah kembali naik dan notulen dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve yang dovish…