ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2017 – Sebuah laporan pekerjaan AS periode Agustus yang mengecewakan dirilis pada hari Jum’at namun tidak akan cukup untuk mengubah keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga setidaknya sekali lagi pada tahun 2017, demikian menurut para ahli.

Di antara poin data yang lebih buruk dari perkiraan adalah data penciptaan lapangan kerja di sektor non pertanian (nonfarm payrolls) yang meleset dari perkiraan para ekonom. Data itu menunjukkan pada bulan Agustus ekonomi AS hanya menciptakan total 156.000, di bawah ekspektasi untuk 180.000 pekerjaan.

Tingkat pengangguran (unemployment rate) AS secara tak terduga naik menjadi 4,4  persen pada bulan lalu, sedangkan para ekonom memperkirakannya akan tetap stabil pada level terendah 16 tahun di 4,3  persen yang disentuh pada bulan Juli.

Tingkat pertumbuhan upah (average hourly earnings) juga meleset dari prediksi dengan naik hanya 0,1  persen, dibandingkan perkiraan untuk kenaikan 0,2 persen pada basis bulanan. Untuk basis tahunan meningkat hanya 2,5 persen untuk bulan kelima berturut-turut.

Laju peningkatan upah dipantau secara ketat oleh The Fed untuk membuktikan berkurangnya kemunduran di pasar tenaga kerja dan tekanan ke atas pada inflasi. Para ekonom umumnya menganggap ekonomi AS membutuhkan kenaikan 0,3 persen atau lebih pada upah agar konsisten dengan kenaikan inflasi.

Para ekonom dari ING berkomentar setelah rilis tersebut, “Itu bukan laporan pekerjaan terbaik secara keseluruhan, tapi bagi The Fed, itu adalah pertumbuhan upah yang lemah yang akan sangat membuat frustrasi.”

Namun demikian, para pakar ekonomi tersebut menjelaskan bahwa penciptaan lapangan kerja secara alami akan melambat karena ekonomi AS mendekati kondisi pekerjaan penuh (full employment) seraya mengacu pada bukti bahwa data payroll bulan Agustus secara konsisten, dan saat dirata-ratakan, sedang bergerak turun yang mungkin disebabkan adanya penyesuaian musiman.

Sementara itu kepala ekonom AS dari Capital Economics Paul Ashworth sepakat bahwa data-data tersebut tidak akan memiliki dampak berarti pada The Fed.

Macro Insight Group pun menjelaskan bahwa angka 156.000 dan 4,4 persen cukup The Fed’s Big Three (pimpinan puncak The Fed) untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember.

“Sedangkan untuk para pemilih (di dewan kebijakan The Fed) yang masih gamang, ini semua adalah tentang inflasi,” ujar para ahli tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing, Reuters

Sumber gambar: Independent Australia

Share This

Berita Forex Lainnya

June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…
June 06, 2018

Dolar AS Alami Saat-saat Tertekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin melemah…
June 05, 2018

Greenback Mulai Menyerang Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin menunjukkan…
June 04, 2018

Dominasi Dolar AS Hanyut Oleh Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih harus mengalami…