ForexSignal88.com l Jakarta, 26/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan akan naiknya suku bunga the Fed.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1766, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3178, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7279 dan USDJPY ditutup menguat di level 112,97.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1761, GBPUSD bergerak di level 1,3176 AUDUSD di level 0,7266 dan yen di level 112,93.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit kurang membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar sedikit menghentikan aksi mengoleksi kembali kepemilikan dolar AS yang muncul setelah AS dan China gagal untuk bertemu pada pekan ini serta jelang Fed meeting sehingga sisi melepas dolar sedikit muncul di saat pasar sedang menunggu. Komentar Trump yang tidak akan memberikan rasa toleransi kepada Kanada membuat tensi perang dagang makin panas lagi.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China dan beberapa bank sentral lainjya melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Aksi ini dilakukan guna mencegah turunnya kinerja ekonomi China dan negara lainnya.

Sebetulnya pasar ingin agar masalah tarif ini bisa diselesaikan di meja perundingan, namun sayang keputusan Trump sudah jatuh karena Beijing tidak mau tunduk dan bernegosiasi. Beijing sendiri juga sedang melakukan serangkaian usaha menekan AS juga, sehingga tensi perang dagang ini sedikit banyak membuat bingung pelaku pasar. Belum lagi Kanada yang juga tidak tunduk kepada AS, menambah beban perang tarif.

Diharapkan pekan ini semua pihak bisa bertemu, sehingga kondisi dolar masih terus berupaya menekan mata uang asing, ditambah lagi masalah Brexit yang makin membuat suhu ketidakpastian di Inggris makin tinggi, masih menekan usaha pemulihan pound.

Euro sendiri masih sulit positif mengingat tensi perang dagang yang meningkat telah berhasil menurunkan kinerja manufaktur Uni Eropa di bulan lalu. Belum lagi suhu politik yang tidak kondusif juga menjadi penyebab ekonomi Eropa agak tersendat.

Yen sendiri juga sulit berkembang disaat masalah perang dagang dan kemungkinan tidak akan ada kejutan baru dari bank sentral Jepang nanti siang. Harapannya the Fed akan berhati-hati dalam menaikkan suku bunganya sehingga ada peluang dolar tertekan.

Akan turunnya kinerja ekonomi AS inilah yang membuat investor sedikit meninggalkan koleksi mata uang AS tersebut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…