ForexSignal88.com l Jakarta, 07/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit menguat terkait dengan rencana pengenaan tarif baru bagi Jepang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1623, GBPUSD ditutup menguat di level 1,2926, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7195 dan USDJPY ditutup melemah di level 110,72.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1688, GBPUSD bergerak di level 1,2922, AUDUSD di level 0,7180 dan yen di level 110,46.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit kurang membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi melepas dolar AS yang muncul di saat Inggris mendapatkan persetujuan awal dalam masa transisi Brexit dengan Jerman sehingga pound dan euro telah berhasil menekan dolar AS yang sedang perkasa pasca krisis Argentina. Selain itu, data ADP memburuk.

Argentina sedang mengalami krisis keuangan sehingga harus dibantu IMF, Afrika Selatan sedang krisis pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi, begitu juga India, Rusia dan Turki serta Indonesia, juga mengalami tekanan mata uangnya oleh greenback sehingga membuat pasar yakin bahwa memegang dolar AS memang lebih nyaman untuk saat ini.

Sebelumnya pemicu komentar Trump dan Powell telah membuat perubahan tren yang buruk bagi dolar AS di mana the Fed diharapkan memikirkan kenaikan suku bunganya. Namun faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor tidak jadinya hasil perundingan NAFTA, sangat mendukung upaya greenback untuk menguat lagi di hari ini, mengingat upaya dunia dalam menghindari perang dagang telah gagal sehingga aksi safe haven dolar AS kembali marak jelang AS merilis data tenaga kerjanya.

Kondisi tensi perang dagang yang sedikit meningkat memang dan akan membuat aksi safe haven tetap muncul dan tampaknya tren ini sedang berlangsung sepanjang hari ini dengan harapan ini bisa terjaga dengan menguatnya dolar AS.

Ini terlihat dari upaya Trump untuk tidak mengendurkan tensinya untuk terus menekan China di mana $200 milyar produk China sudah dipersiapkan untuk mendapatkan tarif baru sehingga tensi perang dagang sudah siap-siap untuk memanas kembali. Di sisi lain, Jepang juga konon kabarnya juga akan segera diserang Trump dengan tarif baru, sehingga untuk sementara yen menguat tajam.

Kondisi ini memang akan menjadi sinyal bagi aksi safe haven dolar lebih besar mengingat ancaman inflasi yang naik.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…