ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih harus mengalami saat-saat koreksinya mengingat perang dagang makin memanas dan meluas.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1659, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3346, AUDUSD ditutup mendatar di level 0,7568 dan USDJPY ditutup menguat di level 109,52.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1686, GBPUSD bergerak di level 1,3372, AUDUSD di level 0,7597 dan yen di level 109,65.

Sebelumnya di perdagangan akhir pekan kemarin, indeks dolar AS sempat diperdagangkan menguat cukup besar terkait dengan beberapa data ekonomi AS yang sangat solid untuk mendukung kenaikan suku bunga the Fed di bulan ini dan 3 kali lagi di tahun ini.

Data tenaga kerja AS dan aktivitas manufaktur AS terlihat berkembang secara berkelanjutan sehingga ekonomi AS sudah masuk kategori ekonomi yang sedang panas, sehingga butuh pendinginan, dan biasanya kondisi seperti ini akan membuat mata uangnya dicari investor alias akan menguat.

Namun sayangnya ini tidak berlangsung lama terhadap indeks dolar ini karena pagi ini ndeks dolar memang sedang menghadapi cobaan kembali dengan memanasnya lagi perang dagang. Pemerintah AS sudan mengenakan tarif baru bagi bea masuk produk baja dan alumunium asal Uni Eropa, Kanada dan Meksiko. Dalam pertemuan G7 akhir pekan lalu, semua negara peserta sepakat untuk menyarankan Presiden Trump menganulir kebijakan tarifnya yang sangat menganggu suasana pertemuan tersebut.

Namun tampaknya Presiden Trump memberikan kritikan pedas kepada semua negara bahwa dirinya ingin mencari keadilan dalam melakukan perdagangan internasional dan tidak akan mundur dengan kebijakan tarif tersebut.

Sebelumnya Gedung Putih mengenakan tarif baru sebesar 25% bagi produk-produk asal China dengan basis tekonologi tinggi dengan nilai sekitar $50 milyar, karena AS menganggap bahwa produk-produk tersebut mengandung unsur pencurian hak intelektual dari AS.

Pertmeuan Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross dengan Wakil PM Liu Hei juga menyiratkan tidak ada tanda-tanda untuk meredakan perang dagang AS dengan China di mana jika AS masih tetap menerapkan kebijakan tarif bagi impor asal China maka China tidak akan mengurangi surplus perdagangannya dengan AS yang tahun kemarin mencapai $375,2 milyar per tahunnya. Jalan buntu memang menjadi persoalan bagi indeks dolar hari ini untuk tetap di jalur positifnya, apalagi tadi pagi data penjualan eceran Australia membaik, sehingga sisi koreksi panjang bisa terjadi di dolar AS sebagai bentuk aksi akbil untung juga.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…