ForexSignal88.com l Jakarta, 11/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa penguatan dolar AS sepertinya segera akan berakhir dari puncak tertinggi 4 bulannya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1915, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3515, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7528 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,38.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1914, GBPUSD bergerak di level 1,3524, AUDUSD di level 0,7529 dan yen di level 109,38.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, indeks dolar AS diperdagangkan melemah untuk pertama kalinya setelah dalam 4 hari perdagangan sebelumnya terus menguat. Semalam dolar AS melemah menjauhi level tertinggi 4 setengah bulannya diiringi dengan terkoreksinya imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mundur dari level 3% yang merupakan level psikologis tertinggi dalam 4 tahun terakhir.

Data inflasi bulan April membuat dolar AS berbalik arah mengalami saat-saat aksi ambil untungnya. Sebetulnya kenaikan harga di AS masih ada wujudnya, namun karena tidak sesuai dengan keinginan pasar, akhirnya membuat investor kecewa dengan kinerja inflasi AS yang bisa mengurangi keuntungan investasinya.

Namun kondisi dolar AS turunnya juga tidak terlalu besar karena data klaim pengangguran mingguannya masih bertahan di level psikologis 49 tahun, sehingga mengisyaratkan bahwa data tingkat pengangguran yang sudah di bawah angka 4% akan semakin kebawah lagi, sehingga hal ini akan menunjukkan kekuatan kondisi full-employment terbaik kembali pada bulan ini. Kondisi ini tentu akan mendorong juga upaya the Fed untuk makin memperketat dan memantau perkembangan kinerja ekonominya yang kian lama kian memanas.

Pernyataan Presiden Trump untuk menginstruksikan AS untuk mundur dari perjanjian nuklir Iran, tampaknya mulai berdampak ke pasar uang atau ke penguatan dolar itu sendiri, karena pasar sudah mulai melihat ketegangan yang terjadi di Suriah setelah Israel menyerang pangkalan militer Iran di Suriah.

Beberapa negara di Eropa dan China masih mengikuti perjanjian nuklir Iran, sehingga ada sedikit keretakan hubungan antara AS dengan sekutu baratnya tersebut. Masih ada waktu 6 bulan ke depan menghadapi konflik Iran ini, sehingga dolar AS sendiri sedikit tertahan penguatannya.

Keputusan Bank of England semalam juga membuat pound sulit untuk bangkit kembali, sehingga upaya penguatan mata uang Inggris ini tampaknya masih berat dilakukan.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…