ForexSignal88.com l Jakarta, 09/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa penguatan dolar AS sepertinya tidak akan terbendung lagi.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1864, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3547, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7450 dan USDJPY ditutup mendatar di level 109,11.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1847, GBPUSD bergerak di level 1,3534, AUDUSD di level 0,7427 dan yen di level 109,60.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, indeks dolar AS diperdagangkan menguat lagi masih dipengaruhi dengan munculnya data pembukaan lapangan kerja baru yang mengisyaratkan bahwa data tingkat pengangguran yang sudah di bawah angka 4% akan semakin kebawah lagi, sehingga hal ini akan menunjukkan kekuatan kondisi full-employment terbaik kembali pada bulan ini. Kondisi ini tentu akan mendorong juga upaya the Fed untuk makin memperketat dan memantau perkembangan kinerja ekonominya yang kian lama kian memanas.

Sebelumnya beberapa pejabat di the Fed sudah berpikir untuk mulai menerapkan suku bunga yang naik agresif sehingga indeks dolar terus menekan euro dan Swiss franc dalam beberapa hari perdagangan ini. Apalagi kemarin data ekonomi zona euro juga kembali memburuk di mana data pesanan industri di Jerman menurun lagi sehingga potensi normalisasi kebijakan moneter zona euro semakin menjauh.

Jerome Powell dan pejabat baru di the Fed Thomas Barkin juga menghimbau ke pasar bahwa suku bunga the Fed akan naik secara bertahap di tahun ini, dan pasar tidak perlu terkejut jika suku bunga naik. Bahkan Barkin ingin agar suku bunga the Fed tetap tinggi karena kinerja ekonomi AS yang terus berkembang dan berkelanjutan.

Pernyataan Presiden Trump untuk menginstruksikan AS untuk mundur dari perjanjian nuklir Iran, tampaknya tidak berdampak ke pasar uang atau ke penguatan dolar itu sendiri, karena pasar sudah maklum dengan kegerahan Trump terhadap sepak terjang Iran dalam upaya terornya di Yaman dan Suriah.

Yen alami tekanan lagi setelah BoJ menyatakan bahwa kebijakan normalisasi moneternya masih jauh dari kepastian. Begitu juga dengan BoE yang menurut sebagian besar pengamat pasar bahwa bank sentral Inggris di pertemuan esok malam dapat dipastikan tidak akan merubah kebijakan suku bunganya.

Konflik politik Inggris akibat Brexit juga membuat pound loyo di pagi ini. Perdana Menteri Theresa May kalah di Majelis Tinggi dan menyuruhnya untuk tetap di pasar tunggal Eropa.

Sedang euro bermasalah lagi dengan politik Italia setelah partai penguasa dan oposisinya bentrok lagi, dan membuat presiden Italia akan segera mengajukan percepatan pemilu di bulan Juli nanti.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…