ForexSignal88.com l Jakarta, 23/03/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih mengalami tekanan dari mata uang utama dunia, khususnya dari yen, sebagai bentuk aksi lanjutan investor dalam menyikapi kebijakan Trump yang menimbulkan perang dagang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, kecuali ke yen, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD sedang berada di level 1,2332 setelah kemarin ditutup melemah di level 1,2304, GBPUSD sedang berada di level 1,4119 setelah kemarin ditutup melemah di level 1,4101, AUDUSD sedang berada di level 0,7712 setelah kemarin ditutup melemah di level 0,7699 dan USDJPY sedang berada di level 104,89 setelah kemarin ditutup melemah di level 105,31.

Sebelumnya nilai dolar AS mengalami penguatannya semalam di mana situasi ini dipengaruhi oleh sentimen investor yang merasa bahwa kenaikan suku bunga the Fed akan bertahap karena Powell masih khawatir dengan pergerakan laju inflasi yang masih cukup sulit mengejar target 2% dari the Fed. Sejauh ini inflasi inti AS masih di kisaran 1,7% hingga 1,8% dan terjadi sejak pertengahan tahun lalu, itupun sulit bergerak lagi ke atas sampai saat ini.

Pasar ekuitas AS juga memberi ruang bagi investor untuk mengembalikan posisi pelemahan dolar AS pagi sehingga pasar ekuitas Asia pun juga bernada sama sehingga dolar AS masih bergerak negatif terhadap mata uang utama dunia lainnya.

Presiden Trump semalam menandatangani paket kebijakan deregulasi yang baru berupa pemberlakuan tarif impor terhadap beberapa produk dari China yang mempunyai nilai sekitar $60 milyar. Dan tadi pagi, China pun bereaksi yang sama yaitu akan melakukan pengenaan tarif impor yang baru bagi beberapa produk asal AS yang akan di jual ke China dengan nilai sekitar $2 milyar awalannya.

Situasi ini tentu membuat perang dagang internasional yang makin marak terjadi sehingga investor sedikit menjauhi greenback untuk sementara waktu. Apalagi Trump tadi pagi mengganti ketua penasehat keamanan nasionalnya dari Jenderal HR McMaster kepada John Bolton, sehingga ini makin memperuncing kondisi yang tidak stabil di Gedung Putih dan mengisyaratkan tensi geopolitik juga akan semakin memanas, terutama di Iran, Korea Utara dan Rusia.

Yen sejauh ini adalah mata uang utama dunia yang paling menikmati penguatannya, karena sebagai safe haven. Namun data inflasi Jepang sendiri tadi pagi menguat sehingga menimbulkan isyarat bahwa normalisasi kebijakan moneter Jepang bisa dipercepat.

Dolar Australia sedikit menguat setelah kemarin tertunduk lesu akibat data tenaga kerjanya yang mengecewakan. Penguatan kali ini akibat dibebaskannya impor logam Australia ke AS.

Euro dan pound sendiri masih membaik terbantu oleh data IFO Jerman dan data penjualan eceran Inggris yang membaik. Dolar Kanada sendiri sedang was-was menantikan data inflasi dan penjualan ecerannya.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Pixabay

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…