ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Menurut sebuah perkiraan resmi yang menempatkan total tagihan kepada Ingris untuk meninggalkan Uni Eropa sebesar £37,1 miliar pound ($51,9 miliar), Inggris masih harus membayar tagihan Brexit tersebut pada tahun 2064.

Dampak penuh Brexit terhadap ekonomi Inggris mungkin tidak akan pernah diketahui, demikian Kantor Urusan Anggaran Inggris (Office for Budget Responsibility/OBR) mengatakan dalam sebuah laporannya pada hari Selasa seperti diwartakan oleh Reuters pada Rabu pagi, namun pertumbuhan perdagangan cenderung melambat, sementara investasi bisnis sudah stabil.

Salah satu aspek di mana angka terlihat lebih jelas adalah kesepakatan bagi Inggris untuk membayar “biaya perceraian” ke UE saat meninggalkan blok tersebut. Menurut perhitungan OBR, biaya ini akan menjadi €41,4 miliar, yang sesuai dengan perkiraan pemerintah sebelumnya.

Sementara sebagian besar dari tagihan tersebut, sekitar 75 persen, akan dibayarkan pada tahun 2022, pembayaran ke UE dapat berlanjut untuk kewajiban seperti pensiun pejabat hingga tahun 2060-an, demikian menurut laporan tersebut.

Inggris memiliki rencana untuk menahan penyelesaian pembayaran biaya Brexit guna memaksa UE untuk menghormati janjinya dalam sebuah kesepakatan perdagangan.

Menurut OBR, dampak yang lebih luas dari perubahan pola migrasi dan perdagangan akibat Brexit akan mengecilkan ukuran pembayaran “biaya perceraian” ini, namun pemerintahan Theresa May belum memberikan rincian yang cukup untuk memungkinkan pemodelan yang dapat diandalkan mengenai pengaturan hubungan Inggris-UE di masa depan.

"Mengingat ketidakpastian saat ini mengenai bagaimana Pemerintah akan menanggapi pilihan dan hambatan yang dihadapi selama perundingan, kita masih tidak memiliki dasar yang berarti untuk memprediksi hasil yang tepat dimana kita kemudian dapat mengkondisikan perkiraan kita," kata OBR.

"Apalagi, meski hasil negosiasi bisa diprediksi, dampaknya terhadap ekonomi, kebijakan moneter dan keuangan publik masih belum pasti," jelas OBR.

Ekspektasi OBR meliputi:

  • Negosiasi persyaratan perdagangan baru dengan UE dan negara-negara lain akan memperlambat laju pertumbuhan impor dan ekspor selama periode 10 tahun;
  • Inggris akan mengadopsi rezim migrasi yang lebih ketat setelah Brexit namun masih akan gagal memenuhi target pemangkasan migrasi domestik ke jumlah ribuan orang per tahun;
  • Pertumbuhan investasi akan tetap lemah dalam menghadapi ketidakpastian terkait Brexit, terlepas dari kondisi ramah investasi saat ini yang diciptakan dengan biaya pinjaman terendah secara historis;
  • Saat rezim perdagangan pasca-Brexit diklarifikasi, akan ada sedikit dorongan terhadap pertumbuhan PDB Inggris.

Di samping perkiraan OBR tersebut, pemerintah mengalokasikan £1,5 miliar untuk membantu kementerian mempersiapkan Brexit. Departemen Dalam Negeri, yang mengawasi keamanan perbatasan dan kebijakan imigrasi, menerima sebagian besar anggaran tersebut; diikuti oleh Departemen Lingkungan Hidup, yang akan mengambil alih menjalankan skema subsidi pertanian, dan agensi pajak bea cukai.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Daily Express

Share This

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…