ForexSignal88.com l Jakarta, 13/03/2018 – Pada Selasa pagi dolar Kanada atau loonie masih bergerak mendatar terhadap dolar AS, bergerak di $1,2483. Sebelumnya di hari Senin, dolar Kanada melemah moderat terhadap greenback, mengkonsolidasikan rally pekan lalu dan karena harga minyak mentah AS turun yang disebabkan oleh ekspektasi bahwa output minyak AS akan meningkat pada tahun ini.

Loonie menarik diri dari posisi tertinggi terhadap greenback dalam lebih dari satu minggu yang dicapai pada hari Jumat di tengah meningkatnya risk appetite dan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Kanada dan Meksiko akan dibebaskan dari tarif impor baja dan aluminium selama perundingan untuk memperbarui Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Turunnya harga minyak mentah AS juga membantu menekan dolar Kanada karena harga komoditas tersebut turun 68 sen pada $61,36 per barel.

Scott Smith, managing partner di Viewpoint Investment Partners, melihat tema utama di pasar saat ini adalah konsolidasi.

Para pelaku pasar juga menunggu untuk pidato tentang pasar tenaga kerja oleh Gubernur Bank of Canada (BoC) Stephen Poloz pada hari ini yang kemungkinan menjadi acara ekonomi domestik utama dalam seminggu ini.

Bank sentral Kanada mempertahankan suku bunga stabil pada minggu lalu seperti yang diharapkan pasar, sementara pidato dari Deputi Gubernur BoC Tim Lane pada hari Kamis lalu terjebak pada pesan dovish bahwa BoC akan berhati-hati dalam mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Smith memperkirakan Poloz tidak mungkin menyimpang dari pesan dovish tersebut namun pidato yang disampaikan para pejabat BoC selalu membawa risiko perubahan pesan pada komunikasi mereka.

"Bank of Canada bisa sangat mudah berubah dalam pidato mereka dan bagaimana mereka mengkomunikasikan kebijakan moneter, jadi kita tidak bisa hanya berharap bahwa kita tidak akan melihat adanya perubahan dari Poloz," kata Smith.

Sementara itu Menteri Keuangan Kanada Bill Morneau mengatakan dalam sebuah kunjungan ke London pada hari Senin bahwa ada kesamaan antara cara perusahaan-perusahaan di Amerika Utara dan Inggris untuk menahan investasi mereka karena masing-masing sedang menunggu kejelasan mengenai negosiasi ulang NAFTA dan hasil perundingan mengenai kesepakatan Brexit.

Sumber berita: ForexSignal88, The Globe and Mail, Reuters

Sumber gambar: North Country Public Radio

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…