ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Dolar AS tergelincir terhadap sejumlah mata uang pada awal sesi Eropa di hari Senin setelah laporan pekerjaan terakhir AS menunjukkan bahwa sementara pertumbuhan pekerjaan tetap kuat dan meningkatkan risk appetite, pertumbuhan upah justru melambat, memukul ekspektasi pasar yang sebelumnya melihat laju kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih cepat tahun ini.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, berada di 89,94, turun 0,18% sejak pagi hingga sore ini.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Jumat bahwa ekonomi negara tersebut menambahkan 313.000 pekerjaan pada bulan lalu, namun pendapatan rata-rata per jam naik hanya 0,1% di bulan Februari.

Pertumbuhan pekerjaan yang kuat mendorong selera risiko global, sementara perlambatan pertumbuhan upah mengurangi ekspektasi kenaikan empat tingkat oleh Federal Reserve tahun ini, negatif untuk dolar AS, yang cenderung menjadi aset yang lebih menarik bagi para investor yang mencari imbal hasil ketika biaya pinjaman meningkat.

Euro sempat menguat, dengan EUR/USD naik ke $1,2341. Namun penguatan mata uang tunggal zona euro tersebut tertahan setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi meremehkan keputusan untuk menghilangkan penggunaan frase “bias pelonggaran” dari pernyataan keputusan tingkat suku bunga di pekan lalu dan memperingatkan bahwa meningkatkan proteksionisme menimbulkan ancaman bagi prospek pertumbuhan di kawasan euro.

Sterling juga sempat menekan greenback, dengan USD/GBP naik ke $1,3880.

Sedangkan terhadap yen, dolar AS masih tertekan, dengan USD/JPY turun 0,24% menjadi 106,54.

Permintaan terhadap yen terdorong di tengah kekhawatiran akan skandal kroni yang meningkat terkait dengan perdana menteri Jepang dan istrinya yang melibatkan penjualan tanah publik. Safe haven yen cenderung kuat di saat ada ketidakpastian di pasar.

Dolar Australia dan Selandia Baru yang sensitif terhadap risiko juga lebih tinggi, dengan AUD/USD naik 0,19% menjadi $0,7862 dan NZD/USD bertambah 0,43% dan diperdagangkan pada $0,7310.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Livemint

Share This

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 20, 2018

Dolar AS Masih Bergerak Ringan Diawal Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh dari…
August 21, 2018

Komentar Trump Giring Pelemahan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah kembali bersamaan dengan pertemuan AS dengan China di…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…