ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Posisi jual dolar AS para spekulan tumbuh ke level tertinggi empat minggu pada minggu lalu, menurut perhitungan oleh Reuters dan data Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang dirilis pada hari Jumat.

Nilai posisi net short dollar adalah $11,46 miliar pada satu minggu sampai dengan 6 Maret, dibandingkan dengan net shorts $11,29 miliar minggu pada sebelumnya. Posisi net short pada greenback telah meningkat selama dua minggu berturut-turut.

Posisi dolar AS berasal dari kontrak bersih para spekulator Pasar Moneter Internasional dalam yen, euro, pound Inggris, franc Swiss dan dolar Kanada dan Australia. Singkatnya para trader percaya akan mata uang AS akan turun nilainya.

Namun dalam ukuran yang lebih luas dari posisi dolar AS yang mencakup kontrak bersih pada dolar Selandia Baru, peso Meksiko, real Brazil dan rubel Rusia, dolar AS membukukan posisi net short senilai $14,11 miliar, turun dari $14,51 miliar di minggu sebelumnya.

Dolar AS sekali lagi di dalam posisi defensif pada pekan lalu, di tengah kekhawatiran pasar tentang dampak tarif AS yang besar terhadap impor baja dan aluminium pada ekonomi AS.

Namun Presiden Donald Trump mengecualikan Meksiko dan Kanada, dua mitra dagang utama Amerika Serikat, meminimalkan dampak pada dolar AS.

Mata uang AS berhasil mempertahankan kenaikan 0,3 persen selama dua minggu terakhir, dibandingkan dengan kenaikan hampir 1 persen selama dua minggu sebelumnya. Namun sejauh ini tahun ini, Indeks dolar AS telah turun 2,2 persen

Boris Schlossberg, managing director strategi FX, di BK Asset Managemet, beropini bahwa Trump tidaklah segarang kelihatannya dan ketika kebijakan tarif tersebut akhirnya diundangkan, mungkin ada lebih banyak efek teatrikal daripada teori ekonomi.

Sementara itu, posisi net short para spekulan pada futures bitcoin CBOE turun menjadi 1.599 kontrak, turun dari posisi jual bersih dari 1.833 kontrak pada minggu sebelumnya.

Bitcoin terakhir turun 2,5 persen pada $9,055.04 pada Bitstamp atau bursa Bitcoin yang berbasis di Luksemburg.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: International Money Transfers

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…