ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Dolar AS masih berjuang keras untuk melawan tekanan dari sejumlah mata uang utama karena data pada hari Jumat yang menunjukkan bahwa ekonomi AS menciptakan lebih dari 300.000 pekerjaan di bulan Februari sedikit diimbangi oleh data pertumbuhan upah yang lebih lemah dari perkiraan, mengurangi ekspektasi pada laju inflasi dan kenaikan suku bunga yang lebih cepat.

Pada Senin pagi data CNBC menunjukkan Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik tipis 0,03% menjadi 90,12. Namun sebagian analis melihat posisi indeks di 90 menandakan para bulls dolar AS mulai kembali mendominasi pasar.

Perekonomian AS menciptakan 313.000, jauh di atas 239.000 pekerjaan yang diciptakan pada bulan Januari, menurut sebuah laporan yang dikeluarkan pada hari Jumat oleh Departemen Tenaga Kerja AS, Angka tersebut mengalahkan perkiraan para ekonom sebesar 200.000.

Tingkat pengangguran tetap tidak berubah pada 4,1%, perkiraan ekonom yang hilang untuk penurunan 0,1% menjadi 4%.

Namun sebagian besar perhatian tertuju pada pendapatan rata-rata per jam yang tumbuh hanya 0,1% di bulan Februari, meleset di bawah ekspektasi untuk kenaikan 0,2%.

Dolar AS sempat berbalik negatif setelah bergerak lebih tinggi terdorong angka utama yaitu 313.000 pekerjaan baru. Tak lama kemudian para pedagang memotong pertaruhan bullish mereka pada kenaikan suku bunga keempat tahun ini di mana sebelumnya banyak yang memperkirakan pertumbuhan upah akan terus meningkat pada kecepatan yang lebih cepat setelah melihat hasil kuat di bulan Januari.

"Jumlah upah tesebut dapat menghilangkan kekhawatiran akan kenaikan inflasi yang cepat dan karena itu kita masih melihat suku bunga Federal Reserve naik tiga kali tahun ini, kecepatan yang sama dengan yang terlihat pada 2017," kata CIBC.

Namun, data tersebut diperkirakan akan berdampak kecil terhadap keputusan suku bunga Federal Reserve di bulan ini, dengan banyak pedagang memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunganya sebesar 0,25%.

Faktor lain yang juga membebani dolar AS adalah penguatan tajam dolar Kanada karena USD/CAD berakhir turun 0,63% menjadi C$1,2813 setelah kenaikan tajam harga minyak mendorong mata uang Kanada tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Hurriyet Daily News

Share This

Berita Forex Lainnya

September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…
September 13, 2018

Pasca Surat Mnuchin, Dolar AS Masih Dalam Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan redanya tensi…
September 12, 2018

Jelang Rilis Beige Book, Dolar AS Menekan Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit menguat sejenak terkait dengan jelang rilisnya…