ForexSignal88.com l Jakarta, 09/03/2018 – Dolar Selandia Baru tetap di jalur menuju kenaikan 0,4 persen mingguan terhadap greenback setelah mendapat dukungan dari tawaran pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk menghentikan uji coba rudal nuklir dan Presiden AS Donald Trump setuju untuk bertemu dengan Kim sebelum bulan Mei.

Dolar kiwi diperdagangkan pada 72,84 sen AS pada pukul 14.00 dibandingkan dengan 72,64 sen AS pada saat ditutup di akhir sesi Kamis.

Pasar Asia Pasifik bereaksi positif ketika penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan bahwa Kim Jong Un telah berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi dan untuk menangguhkan uji coba nuklir atau rudal, demikian yang dilaporkan oleh Reuters.

Reuters juga mengutip komentar Trump melalui akun Twitter bahwa sebuah pertemuan terkait hal tersebut sedang direncanakan. Namun, sementara pasar bergembira dengan berita tersebut, mereka juga berhati-hati saat Trump pada hari Kamis akhirnya secara resmi menetapkan tarif impor 25 persen untuk baja dan 10 persen untuk aluminium namun menepati janjinya untuk membebaskan Kanada dan Meksiko dari tarif tersebut.

Kiwi juga menguat terhadap dolar Australia karena spekulasi Australia akan terpukul oleh kebijakan tarif impor AS, sehingga kiwi mencapai 93,33 sen Australia dari 93,08 sen kemarin.

Mengingat masalah perdagangan, Aussie memang cukup rentan, demikian pendapat Martin Rudings, dealer senior di OMF, menambahkan bahwa harga bijih besi melemah di Asia hari ini.

Menurut Rudings, dolar Selandia Baru mungkin akan terdorong lebih tinggi terhadap Aussie dalam perdagangan sesi Eropa hari ini.

Selanjutnya, Rudings mengatakan data nonfarm payrolls AS akan menjadi kunci perdagangan selanjutnya pada perdagangan forex. Rudings mengatakan bahwa data tersebut kemungkinan cukup solid dan akan membantu greenback.

Meskipun demikian Rudings melihat kiwi akan turun lebih lambat daripada Aussie dengan kekuatan gaji AS sebesar apa pun karena tetap ada masalah pada sektor perdagangan global.

Menurut survei Dow Jones, perekonomian AS mungkin menghasilkan tambahan 200.000 pekerjaan pada bulan lalu.

Dolar Selandia Baru naik menjadi 59,01 sen euro dari 58,77 sen kemarin dan 77,52 yen dari 77,34 yen. Kiwi turun menjadi 4,6086 yuan dari 4,6118 yuan dan diperdagangkan di 52,63 sen Inggris dari 52,43 pence.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk

Sumber gambar: Stuff NZ

Share This

Berita Forex Lainnya

November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…
November 09, 2018

Dolar AS Menunjukkan Ketangguhannya Pasca Fed Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih menguat pasca penyelenggaraan rapat suku bunga the Fed. Seperti…
November 08, 2018

Dolar AS Tertahan Sejenak Penguatannya Pasca Pemilu Parlemen AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih melemah pasca penyelenggaraan pemilu paruh waktu di AS kemarin…