ForexSignal88.com l Jakarta, 09/03/2018 – Kebijakan pelonggarab kuantitatif Bank of England telah mendorong pasar dan mempertahankan suku bunga rendah sejak krisis keuangan tahun 2008, mungkin tidak akan pernah berakhir dengan cara yang berarti, demikian ungkap David Miles yang merupakan anggota komite kebijakan moneter bank sentral Inggris selama krisis keuangan.

Miles mengungkapkan bahwa dirinya tidak yakin ada penghapusan paket stimulus atau QE dari BoE. Seperti kita ketahui bahwa krisis 2008 lalu di respon oleh bank-bank sentral negara maju tersebut dengan memangkas suku bunga hampir nol persen dan menerapkan pula pembeliaan obligasi pemerintah dalam skala besar, terutama yang mereka beli adalah yang berasal dari bank umum.

Pemikiran mereka adalah bank-bank ritel tersebut akan menggunakan uang itj untuk membeli bentuk utang yang lebih berisiko, seperti obligasi korporasi, sehingga mendukung dan merangsang pasar dan ekonomi. Miles yang juga merupakan profesor ekonomi keuangan di Imperial College Business School mengatakan bahwa kebijakan tersebut sebagian besar telah berhasil mencegah krisis yang lebih dalam.

Tahun lalu, bank sentral AS, Federal Reserve, telah mulai melepas program QE-nya dengan menjual obligasi-obligasinya kembali ke pasar. Hal ini menyebabkan asumsi bahwa bank sentral lain juga akan mulai melepaskan program QE mereka. Bank sentral Uni Eropa, ECB juga telah mengubah pendiriannya di QE, setelah sebeljmnya mengatakan akan memperpanjang pembeliaan asetnya jika prospek ekonomi tergerus.

Namun ketika berbicara di konferensi investasi pensiun, Miles berpendapat bahwa QE ubtuk Inggris tidak mungkin dibatalkan dan kemungkinan juga masih sulit untuk menaikkan suku bunganya. Suku bunga rendah dan imbal hasil obligasi merupakan kekhawatiran investor dana pensiun karena mereka ingin meningkatkan nilai inevstasinya sekarang dan menghindari defisit yang akan timbul.

Miles menjelaskan pandangannya bahwa bank-bank komersial telah memegang cadangan yang lebih besar di BoE sejak krisis keuangan, di mana ada sekitar £300 milyar hingga £400 milyar, dan lebih aman meminjam satu dengan yang lain selagi suku bunga sedang rendah. Jika ini benar, maka aset BoE akan tinggi sehingga secara subtansial maka suku bunga akan dipertahankan di titik yang rendah agar pembiayaan ekonomi juga tetap rendah.

Ini menunjukkan bahwa biaya investasi di Inggris akan terlihat makin mahal di mana secara makroekonomi global, Miles masih menyalahkan suku bunga rendah ketika ekonomi sudah membaik dan sepertinya juga akan membuat laju pertumbuhan ekonomi Inggris seperti jalan di tempat saja.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Guardian

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…