ForexSignal88.com l Jakarta, 09/03/2018 – Euro jatuh pada hari Kamis dan Jumat pagi karena Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi, yang di satu sisi mengakui adanya pertumbuhan yang lebih cepat di Eropa, di sisi lain menyebut inflasi regional tetap tertahan dan meningkatnya proteksionisme adalah sebuah risiko.

Dolar AS menguat pada pelemahan euro tersebut dan karena Presiden AS Donald Trump jadi menandatangani tarif impor baja dan aluminium, yang ternyata tidak seberat yang diperkirakan sehingga sempat dikhawatirkan bakal memicu perang perdagangan global.

Draghi mengungkapkan pandangannya tentang isu-isu ini di konferensi persnya setelah sebuah pertemuan kebijakan bank sentral Eropa kemarin. Pernyataannya membayangi janji lama ECB untuk meningkatkan pembelian obligasi jika diperlukan, sebuah langkah yang secara singkat mendorong pembelian mata uang tunggal zona euro.

Komentar Draghi tentang proteksionisme pun terdengar saat para pedagang sedang menunggu rincian tentang tarif yang diusulkan oleh Trump, yang telah mencambuk kecemasan dan protes para investor dan politisi dari negara-negara mitra dagang AS.

Trump sudah memutuskan untuk memberlakukan pungutan sebesar 25 persen untuk baja dan 10 persen untuk aluminium. Namun Trump tetap memberi ruang pengecualian bagi Kanada dan Meksiko di tengah negosiasi ulang Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Ada juga kemungkinan alternatif mengenai tarif tersebut untuk negara-negara lain.

Sebelumnya pada hari Kamis, Trump juga berjanji untuk menunjukkan fleksibilitas dan kerja sama yang hebat terhadap semua teman sejati AS.

Greenback sempat melemah setelah pengunduran diri pada hari Selasa Gary Cohn, penasihat ekonomi utama Trump, yang dipandang sebagai benteng pertahanan terhadap proteksionisme di Gedung Putih.

Selanjutnya sejak pembukaan sesi Jumat ini, data CNBC menunjukkan Indeks Dolar AS kembali bergerak ke utara, naik 0,13% ke 90,30 saat berita ini ditulis.

Pada Jumat pagi tercatat EUR/USD turun 0,07% ke $1,2302 setelah kemarin berakhir negatif 0,81% di $1,2311.

Hari ini para pedagang menunggu berita dari pertemuan kebijakan Bank of Japan (BoJ) dan laporan gaji sektor non pertanian dari pemerintah AS untuk bulan Februari.

John Doyle, wakil presiden dealing and trading di Tempus Inc di Washington, melihat BoJ tidak akan membuat perubahan karena inflasi semakin tinggi tapi tetap di bawah target bank tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Guardian Newspaper

Share This

Berita Forex Lainnya

November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…
November 09, 2018

Dolar AS Menunjukkan Ketangguhannya Pasca Fed Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih menguat pasca penyelenggaraan rapat suku bunga the Fed. Seperti…
November 08, 2018

Dolar AS Tertahan Sejenak Penguatannya Pasca Pemilu Parlemen AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih melemah pasca penyelenggaraan pemilu paruh waktu di AS kemarin…