ForexSignal88.com l Jakarta, 08/03/2018 – Sejak pembukaan pagi tadi dolar Kanada berusaha untuk menekan dolar AS. Sebelumnya pada hari Rabu dolar Kanada melemah tipis terhadap greenback karena Bank of Canada (BoC) khawatir tentang perkembangan kebijakan perdagangan internasional namun loonie berhasil mengurangi sebagian kerugiannya terbantu oleh prospek dibebaskannya Kanada dari rencana tarif impor logam AS.

Pada hari Rabu BoC mengatakan bahwa kebijakan perdagangan merupakan sumber ketidakpastian yang signifikan bagi prospek global dan Kanada. BoC kemarin menetapkan suku bunga acuannya tidak berubah pada 1,25 persen.

Kanada mengirimkan 75 persen ekspornya ke AS. Perekonomiannya dapat terganggu oleh prospek yang tidak pasti pada Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dan potensi perang dagang global.

Pengunduran diri penasihat ekonomi AS Gary Cohn dapat memberikan para pendukung langkah proteksionis perdagangan di Gedung Putih semakin berada di atas angin. Namun Gedung Putih mengatakan bahwa Kanada dan Meksiko, dan mungkin negara-negara lain, dapat dibebaskan dari tarif impor AS yang direncanakan untuk baja dan aluminium berdasarkan pertimbangan keamanan nasional.

Sementara itu Mark McCormick, kepala strategi FX Amerika Serikat di TD Securities berpendapat bahwa ekspektasi pasar untuk dua kenaikan suku bunga BoC adalah sebuah ekspektasi yang berlebihan.

BoC menaikkan suku bunga acuan tiga kali sejak Juli. Selanjutnya para pelaku pasar melihat peluang untuk terjadinya langkah pengetatan lebih lanjut pada tahun ini semakin berkurang.

Dari data ekonomi, defisit perdagangan Kanada menyempit lebih dari yang diperkirakan menjadi C$1,91 miliar pada Januari karena impor menjauh dari rekor tertinggi namun ekspor anjlok paling banyak dalam enam bulan.

Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, turun setelah data pemerintah AS menunjukkan peningkatan persediaan. Harga minyak mentah AS menetap 2,3 persen lebih rendah pada $61,15 per barel pada akhir sesi Rabu.

Terlepas dari semua faktor tersebut, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan bahwa dolar Kanada diperkirakan akan menguat pada tahun depan karena kekuatan ekonomi global dan greenback yang melemah bakal mengimbangi kekhawatiran para investor akan perang dagang.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: IBTimes India

Share This

Berita Forex Lainnya

November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…
November 09, 2018

Dolar AS Menunjukkan Ketangguhannya Pasca Fed Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih menguat pasca penyelenggaraan rapat suku bunga the Fed. Seperti…
November 08, 2018

Dolar AS Tertahan Sejenak Penguatannya Pasca Pemilu Parlemen AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih melemah pasca penyelenggaraan pemilu paruh waktu di AS kemarin…