ForexSignal88.com l Jakarta, 07/03/2018 – Dolar AS bertahan di dekat level terendah 14-bulan terhadap yen pada hari Rabu karena para investor mulai berhati-hati terhadap prospek greenback setelah seorang penasihat ekonomi utama pada administrasi Trump mengundurkan diri sehingga semakin memicu kekhawatiran akan terjadinya perang dagang.

Pengamat pasar mengatakan kepergian penasihat ekonomi Gary Cohn, mantan bankir Wall Street, akan menambah kekuatan para pendukung proteksionis di pemerintahan AS saat Trump mencoba mengenakan tarif yang lumayan besar untuk impor baja dan aluminium.

"Pengunduran diri penasihat ekonomi Kepala Gedung Putih Gary Cohn mungkin merupakan konfirmasi pasar global bahwa agenda kebijakan proteksionisme AS lebih dari sekadar sebuah pertunjukan politik," menurut ahli strategi pasar ING dalam sebuah catatan harian.

Dolar AS jatuh 0,4 persen menjadi 105,45 yen, terendah sejak Senin, dan dalam jarak yang dekat dengan level terendah 14 bulan di 105,24 yen yang disentuh pada Jumat lalu.

Kepergian Cohn merupakan langkah terakhir dalam serangkaian langkah yang diambil oleh administrasi Trump untuk menegaskan kebijakan proteksionis termasuk menarik AS dari Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), yang memicu negosiasi ulang NAFTA dan memberlakukan tarif impor yang besar pada beberapa produk yang ditargetkan.

"Suara berdasarkan nalar di Gedung Putih semakin berkurang dan risiko perang dagang semakin meningkat," tulis ahli strategi Commerzbank dalam catatan hariannya.

Pengamat pasar seperti HSBC mengatakan eskalasi retorika perang dagang akan menyebabkan dolar AS lebih rendah karena pasar fokus pada kelemahan struktural defisit AS namun dapat menyebar ke pelemahan pada mata uang emerging market jika intensitas perang perdagangan terus meningkat.

Euro mendatar pada hari ini, sehari sebelum sebuah pertemuan kebijakan dimana para pembuat kebijakan ECB diharapkan memberikan rincian lebih lanjut mengenai kapan bank sentral Eropa itu akan mengakhiri program stimulus besarnya.

Di tempat lain, dolar Kanada berada masih dalam kondisi tertekan oleh dolar AS, mata uang Kanada turun 0,4 persen terhadap greenback sebelum sebuah pertemuan kebijakan Bank of Canada (BoC) hari ini yang diperkirakan tidak akan mengubah tingkat suku bunganya.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Globalnewlightofmyanmar.com

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…