ForexSignal88.com l Jakarta, 07/03/2018 – Hingga menjelang Rabu siang ini pergerakan dolar Selandia Baru terhadap dolar AS masih mendatar. Sebelumnya dolar Selandia Baru melonjak lebih dari setengah sen AS karena risk appetite (selera investor terhadap aset-aset berisiko) global membaik pada berita bahwa Korea Utara bersedia mengadakan pembicaraan dengan AS mengenai program senjata nuklirnya.

Pagi ini dolar kiwi naik ke 73,00 sen AS. Sebelumnya pada hari Selasa dolar Selandia Baru menguat hingga 73,11 sen AS.

Risk appetite global dan mata uang yang terkait dengan pertumbuhan seperti kiwi terus bergerak maju setelah tersiar kabar pejabat Korea Selatan mengatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kini membuka diri untuk melakukan pembicaraan dengan AS tentang penghentian program senjata nuklirnya dan akan menangguhkan pengujian sementara perundingan semacam itu sedang dilakukan.

Para pejabat tersebut menyampaikan tawaran Kim setelah bertemu di Pyongyang. Berita Korea tersebut membantu mengatasi kekhawatiran di pasar global bahwa usulan Presiden AS Donald Trump mengenai bea impor baja dan aluminium dapat memicu perang dagang.

"Risk appetite membaik dalam semalam, dibantu oleh headline positif tentang pembicaraan mengenai denuklirisasi di semenanjung Korea," kata kepala ekonom ANZ Sharon Zollner.

"Potensi kekecewaan tampaknya cukup tinggi berdasarkan pengalaman historis tapi sementara itu, risk appetite mendapat dorongan dan NZD pun melonjak," lanjut Zollner.

Kiwi juga tidak banyak bergerak setelah harga produk susu turun di lelang GlobalDairyTrade (GDT), dengan persediaan susu segar menurun di tengah kenaikan pasokan. Indeks harga GDT turun 0,6 persen dari lelang sebelumnya pada dua minggu lalu. Bubuk susu segar turun 0,8 persen menjadi $3.232 per ton.

Pada hari Rabu pagi, kiwi naik menjadi 93,26 sen Australia dari 92,96 sen. Kiwi naik menjadi 58,78 sen euro dari 58,58 sen dan menguat menjadi 52,50 pence Inggris dari 52,25 pence. Dolar Selandia Baru melonjak menjadi 77,38 yen dari 76,95 yen dan menguat menjadi 4,6020 yuan dari 4,5872 yuan.

Sumber berita: ForexSignal88, BusinessDesk

Sumber gambar: The Business Times

Share This

Berita Forex Lainnya

September 21, 2018

Dolar AS Masih Tertekan Akan Proyeksi Turunnya Kinerja Ekonomi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan proyeksi turunhya kinerja…
September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…