ForexSignal88.com l Jakarta, 06/03/2018 – Entah ini bagian dari strategi China atau memang raksasa ekonomi Asia tersebut gentar menghadapi rencana Presiden AS, seorang diplomat senior China menyampaikan bahwa negaranya tidak menginginkan perang dagang dengan AS namun akan mempertahankan kepentingannya.

Pernyataan diplomat China tersebut disampaikan beberapa hari setelah pada pekan lalu Donald Trump mengumumkan sebuah rencana untuk mengenakan tarif impor baja dan aluminium yang menimbulkan banyak kritik baik dari para ekonom di negaranya maupun dari para sekutunya di Eropa dan Asia Pasifik. Rencana tersebut diperkirakan akan menjadi sebuah instruksi resmi pada pekan ini.

Pada hari Jumat (2/3) Trump menyerang dengan nada menantang, dengan mengatakan bahwa perang dagang itu bagus dan mudah untuk dimenangkan, sehari setelah dia mengatakan bahwa dia bermaksud untuk menerapkan bea sebesar 25% pada impor baja dan 10% untuk produk aluminium.

Ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut telah meningkat sejak Trump mulai mengendalikan Negeri Paman Sam pada Januari 2017 dan meskipun China hanya menyumbang sebagian kecil pada impor baja AS, ekspansi industri yang masif telah menimbulkan kelebihan pasokan baja secara global yang pada gilirannya menurunkan harga komoditas tersebut.

Perundingan dan pembukaan pasar merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan gesekan perdagangan, demikian Wakil Menteri Luar Negeri China Zhang Yesui mengatakan pada sebuah briefing menjelang sesi parlemen tahunan China, yang dibuka pada minggu ini.

"China tidak ingin berperang dengan Amerika Serikat, tapi kami sama sekali tidak akan duduk diam dan hanya melihat kepentingan China rusak," kata Zhang, yang merupakan juru bicara parlemen dan pernah menjadi seorang duta besar China untuk AS.

"Jika kebijakan dibuat berdasarkan penilaian atau asumsi yang keliru, ini akan merusak hubungan bilateral dan menimbulkan konsekuensi yang tidak ingin dilihat oleh kedua negara," tegasnya.

Trump percaya tarif impor tersebut akan melindungi pekerjaan Amerika, namun banyak ekonom mengatakan dampak kenaikan harga bagi pengguna baja dan aluminium, seperti industri otomotif dan minyak, akan menghancurkan lebih banyak pekerjaan daripada pembatasan impor. Manufaktur suku cadang otomotif adalah sektor manufaktur terbesar di AS.

Meskipun demikian, ada konsensus bipartisan yang berkembang di Washington dan dukungan dari komunitas bisnis AS kepada pemerintahan Trump untuk melawan apa yang dipandang sebagai kebijakan industri predator Beijing dan pembatasan pasar dari perusahaan-perusahaan asing.

Trump telah lama mencari jalan untuk menghasilkan hubungan perdagangan yang lebih seimbang dengan China dan juga mempertimbangkan sanksi perdagangan potensial terhadap Beijing berdasarkan investigasi "Section 301" terhadap praktik kekayaan intelektual China dan tekanan pada perusahaan asing untuk transfer teknologi.

Pemerintahan Trump mengatakan bahwa AS sudah secara keliru mendukung keanggotaan China dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada tahun 2001 dengan berbagai persyaratan yang telah gagal memaksa Beijing untuk membuka ekonominya.

Sumber bisnis diplomatik dan AS mengatakan bahwa AS memiliki semuanya namun membekukan mekanisme formal untuk perundingan mengenai perselisihan komersial dengan China karena tidak puas terhadap niat Beijing untuk memenuhi janjinya untuk mengurangi pembatasan pasar.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Reuters

Sumber gambar: Sundaynews.co.zw

Share This

Berita Forex Lainnya

November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…
November 09, 2018

Dolar AS Menunjukkan Ketangguhannya Pasca Fed Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih menguat pasca penyelenggaraan rapat suku bunga the Fed. Seperti…
November 08, 2018

Dolar AS Tertahan Sejenak Penguatannya Pasca Pemilu Parlemen AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih melemah pasca penyelenggaraan pemilu paruh waktu di AS kemarin…