ForexSignal88.com l Jakarta, 01/03/2018 – Dolar AS naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu, didukung oleh penilaian optimis terhadap ekonomi AS dari ketua baru Federal Reserve, yang menaikkan ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS dapat secara agresif menaikkan suku bunga selama dua tahun ke depan.

Greenback pada bulan Februari mencatat kinerja bulanan terbaiknya sejak November 2016. Data CNBC pada akhir sesi Rabu menunjukkan Indeks Dolar AS ditutup naik 0,34% di 90,67 setelah mencapai puncak lima minggu.

Faktor lain yang juga membantu dolar AS adalah euro yang jatuh ke posisi terendah enam minggu setelah inflasi zona euro berkurang hingga ke titik terendah 14 bulan, yang menggarisbawahi kewaspadaan Bank Sentral Eropa (ECB) dalam menghapus stimulus di kawasan tersebut.

Dolar AS juga naik ke level tertinggi tiga minggu terhadap franc Swiss, mencapai puncak dua minggu versus sterling dan di level tertinggi dua bulan terhadap dolar Kanada.

Ketua Fed Jerome Powell membuat nada optimis mengenai ekonomi AS pada hari Selasa, yang memicu pandangan The Fed akan menaikkan suku bunga empat kali tahun ini. Komentarnya mendorong hasil Treasury AS, menekan saham-saham dan mengangkat dolar AS.

Pada hari Kamis, ketua Fed akan menyampaikan lebih banyak kesaksian di depan Komite Perbankan Senat. Powell diperkirakan akan menyampaikan pernyataan hawkish lainnya.

Mark McCormick, kepala strategi FX Amerika Utara di TD Securities, berpendapat cukup bearish dengan meyakini bahwa rally dolar AS terhadap mata uang utama sebagian besar terkait penyesuaian posisi pasar dan itu dapat membatasi keberlanjutan rebound greenback.

Sementara itu sebuah data ekonomi AS pada hari Rabu cukup mengecewakan dengan sedikit penurunan dalam pertumbuhan produk domestik bruto untuk kuartal keempat dan laporan yang lebih lemah dari perkiraan di sektor manufaktur Midwest di AS. Namun data lemah tersebut gagal untuk mengurangi penguatan dolar AS.

Namun terhadap yen, dolar AS turun 0,6 persen menjadi 106,70 yen. Yen menguat setelah Bank of Japan pada hari Rabu memangkas jumlah obligasi pemerintah Jepang jangka sangat panjangnya (super-long JGB).

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Kitco, Reuters

Sumber gambar: Matador Network

Share This

Berita Forex Lainnya

May 22, 2018

Masalah Denuklirisasi Korea Utara Hambat Penguatan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 21, 2018

Pernyataan Mnuchin Bikin Dolar AS Menguat Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…
May 18, 2018

Persoalan Italia Hantarkan Dolar AS Terus Berkibar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…
May 17, 2018

Dolar AS Dirundung Aksi Ambil Untungnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS akan masuk ke dalam ruang aksi ambil…
May 16, 2018

Dolar AS Berusaha Bertahan Di Sisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih bisa bertahan di sisi…