ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Reserve Bank of Australia (RBA) tetap berjuang untuk menaikkan pertumbuhan upah guna memberikan dorongan kepada rumah tangga di negara tersebut agar dapat meringankan beban lonjakan utang yang dipicu oleh pengaturan kebijakan moneter ultra-mudah selama bertahun-tahun.

Mengulangi bahwa sementara prospek ekonomi global dan domestik telah membaik, peningkatan inflasi kemungkinan hanya akan bertahap, demikian para anggota dewan kebijakan bank tersebut mengatakan dalam sebuah risalah atau notulen yang diterbitkan pada hari Selasa dari pertemuan kebijakan mereka pada dua minggu lalu.

Tingkat suku bunga overnight resmi RBA telah tertahan di 1,5 persen sejak Agustus 2016, periode kelambanan kebijakan RBA yang paling berkelanjutan sejak awal 1990-an ketika bank tersebut pertama kali memperkenalkan target inflasi 2-3 persen.

Anggota dewan tersebut mencatat bahwa biaya uang yang rendah adalah sebagian dari alasan tingkat pengangguran turun menjadi 5,5 persen dan membuat inflasi turun lebih jauh di bawah bagian bawah kisaran targetnya.

"Perkembangan lebih lanjut mengenai tujuan ini diperkirakan akan berlanjut pada periode yang akan datang namun kenaikan inflasi kemungkinan akan terjadi hanya sedikit demi sedikit karena ekonomi menguat," kata RBA.

"Masih ada risiko bahwa pertumbuhan konsumsi bisa berubah menjadi lebih lemah dari perkiraan jika pertumbuhan pendapatan rumah tangga meningkat kurang dari yang diharapkan," lanjut RBA.

RBA juga mengatakan bahwa meskipun kondisi pasar tenaga kerja jelas-jelas membaik pada tahun lalu, pertumbuhan upah tetap tertahan.

"Pertumbuhan indeks harga upah pada kuartal September telah lebih lemah dari perkiraan dan hasil pertumbuhan upah terkait dengan kesepakatan baru perusahaan telah lebih rendah dari persentase kenaikan yang dimasukkan dalam kesepakatan yang mereka ganti. Ini akan mempengaruhi pertumbuhan upah agregat selama periode perkiraan, mengingat bahwa perjanjian baru perusahaan memiliki jangka waktu rata-rata sekitar tiga tahun," jelas RBA.

"Para anggota mencatat bahwa ketidakpastian tetap ada mengenai bagaimana majikan (pengusaha) akan merespons karena kapasitas cadangan di pasar tenaga kerja berkurang," imbuh RBA.

"Memang, ada kemungkinan kekuatan yang terus berlanjut dalam permintaan tenaga kerja dapat menyebabkan pertumbuhan upah meningkat lebih dari yang diperkirakan, baik di Australia maupun di luar negeri," jelas bank sentral tersebut.

Para ekonom memperkirakan indeks harga upah resmi pemerintah federal bulan Desember yang akan dirilis besok akan menunjukkan upah naik hanya 0,5 persen dari tiga bulan sebelumnya dan 2 persen dari tahun sebelumnya, yang berarti secara material di bawah perkiraan pertumbuhan upah 3,5 persen yang diharapkan RBA dan Treasury Australia di tahun-tahun mendatang.

Sumber berita: ForexSignal88, AFR

Sumber gambar: The Sydney Morning Herald

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 11, 2018

Bank Dunia : Banyak Tantangan yang Dihadapi Negara-negara di Kawasan Asia Timur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara di Kawasan Asia Timur menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang meningkat sejak tahun 2000 dan beberapa…
December 11, 2018

BREXIT : May Menunda Voting Parlemen Mengakibatkan GBPUSD Sentuh Harga Terendah 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Perdana Menteri Inggris Theresa Mei mengumumkan pada Senin kemarin bahwa ia akan menunda pemungutan suara pada perjanjian penarikan yang dinegosiasikannya dengan Uni Eropa, daripada menghadapi kerugian yang…
December 11, 2018

Dolar AS Nikmati Kisruh Politik Inggris

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dolar AS menguat terhadap para rivalnya pada hari Senin, dibantu oleh penurunan tajam dan drastis yang dialami pound sterling. Mata uang Inggris tersebut anjlok posisi terendah 21-bulan setelah Perdana Menteri Inggris…
December 10, 2018

Tangkal Berita HOAKS jelang pemilu, Uni Eropa Kucurkan Dana US$ 2,1 Juta

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Komisi Uni Eropa menginginkan Facebook, Twitter dan Google untuk melaporkan secara teratur terkait berita palsu atau hoax maupun disinformasi berita dalam masa kampanye jelang Pemilihan Eropa pada bulan Mei 2019.…
December 10, 2018

NFP Mengecewakan, Greenback Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Dolar AS membuka perdagangan pekan ini dengan sebuah penguatan setelah ada kabar geopolitik Jerman dan Inggris yang negatif bagi euro dan pound sterling namun positif bagi yen Jepang. Sebelumnya, pada sesi perdagangan…