ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Goldman Sachs baru-baru ini melihat kondisi ekonomi AS bagai datangnya gelombang pasang dengan tinta merah yang dapat menyeret perekonomian negeri Paman Sam tersebut ke dalam pusaran yang membingungkan publik di dunia.

Belanja anggaran Trump yang defisit menuju wilayah yang dipetakan oleh Goldman Sachs menunjukkan bahwa pemerintahan Trump dan Kongres dari Partai Republik mungkin tidak dapat mengandalkan dorongan pemotongan pajak yang lebih lama bagi pertumbuhan ekonomi AS yang berkelanjutan.

Setelah rencana infrastruktur yang ambisius dan anggaran yang hampir menarik semua aspek pendapatan pemerintah, membuat Goldman Sachs mengeluarkan catatan bahwa defisit anggaran federal akan mencapai 5,2% dari pertumbuhan PDB AS pada 2019 nanti, dan akan terus mendaki secara bertahap mulai dari angka perkiraan tersebut.

Sedangkan GOP atau Grand Old Party alias para anggota Kongres dari Partai Republik sangat mengandalkan paket stimulus fiskal dengan cara pemotongan pajak, di mana banyak perusahaan telah mengumumkan rencana investasi dan membagi-bagikan bonus, walaupun sebagian besar pembayar pajak menikmati tarif yang lebih rendah setelah menghadapi gejolak di November lalu.

Dalam jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa anggota GOP mungkin akan kehilangan kendali di Kongres, di mana jumlah jajak pendapat tentang Presiden Trump sendiri di bawah 50%. Dan dorongan reformasi pajak yang bisa membuat ekonomi tumbuh pesat menurut Goldman Sachs akan semakin berkurang tenaganya di tahun ini pula.

Goldman Sachs melihat bahwa ekspansi fiskal harus mendorong pertumbuhan sekitar 0,7% di 2018 dan 0,6% pada 2019, namun kemungkinan setelah itu akan berakhir karena pengeluaran dan hutang akan berkonspirasi untuk merongrong ekonomi negara terbesar di dunia tersebut.

Masalah pajak yang pendapatannya akan menurun membuat program-program sosial seperti buat panti jompo, kesehatan atau rumah sakit akan semakin mengecil tunjangan dari pemerintah karena tanggung jawab pendapatan pajak akan berkurang di mana sisi pendapatan yang sudah tidak berkelanjutan sementara itu pengeluaran semakin membesar.

Kantor Anggaran Kongres atau Congressional Budget Office memperkirakan tingkat hutang AS terhadap PDB saat ini sekitar 77% dan di 2047 akan meroket ke angka 150% terhadap PDB Jika ketidakseimbangan ini berlanjut, maka Goldman Sachs Memperkirakan rasio tersebut akan mencapai 85% dari PDB pada tahun 2021.

Analis Goldman Sachs mencatat bahwa dampak pertumbuhan berasal dari perubahan defisit, bukan tingkatnya dan ekspansi lebih lanjut menempatkan AS ke tren jangka panjang yang tidak berkelanjutan. Departemen Keuangan sendiri baru-baru ini juga memperkirakan bahwa defisit anggaran di tahun depan bisa bertambah sekitar $1 trilyun.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Global Economic Dynanmics

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

June 22, 2018

Uni Eropa Berlakukan Kebijakan Tarif, Dolar AS Bisa Menguat Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meraih kembali…
June 21, 2018

Dolar AS Masih Ingin Menguat, Tunggu BoE Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 20, 2018

Dolar AS Terus Bertahan Membaik Berkat Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…