ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2018 – Pada perdagangan hari ini sepertinya dolar AS atau greenback kemungkinan besar ingin mempertahankan penguatannya dengan berharap kepada sentimen investor yang memandang bahwa kondisi ekonomi AS baik-baik saja meskipun Presiden Trump sering membuat keputusan yang kontroversial sehingga mengubah arah perdagangan yang sebenarnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan awal pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanan kepada mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,1967, GBP/USD ditutup melemah di level 1,3566, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7840 dan USD/JPY ditutup mendatar di level 113,06. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $1,00 atau 0,06% di level $1321,30 per troy ounce.

Data tenaga kerja di periode terakhir cukup mempengaruhi kehendak investor dan pasar lainnya bahwa kenaikan suku bunga The Fed masih bisa naik 3 kali lagi di tahun. Perjalanan sektor tenaga kerja AS masih cukup ketat bagi kami dan The Fed sendiri merasa yakin bahwa kinerja ekonomi AS masih bisa meningkat apalagi ada kebijakan pemotongan pajak yang menurut beberapa pejabat The Fed tidak terlalu memberi dorongan kenaikan inflasi.

Bicara tentang ekonomi AS memang masih ada harapan terhadap penguatan mata uangnya, namun Bank of England dan Bank of Canada kemungkinan besar akan mengikuti jejak The Fed untuk menaikkan suku bunganya juga di tahun ini. BoC mungkin menaikkan suku bunganya di bulan ini, BoE di akhir semester pertama dan The Fed di rapat bulan Maret.

Untuk European Central Bank dan Bank of Japan sepertinya baru di semester kedua tahun ini bisa naik suku bunganya, disertai pula kemungkinan besar Swiss National Bank juga akan mengakhiri suku bunga negatifnya di awal tahun depan.

Hal inilah yang selalu menganggu jalur kenaikan nilai dolar AS tersebut, apalagi sikap Trump yang selalu tidak membantu memulihkan dolar AS sendiri. Beberapa kebijakan Trump, baik masalah politik maupun ekonomi, justru membuat dolar AS sering menghadapi tekanan dan sentimen negatif tersebut berkembang seiring dengan beberapa kebijakan yang kontroversial, seperti UU pajak yang baru, dimana kebijakan pemotongan pajak biasanya dilakukan sebuah negara ketika kinerja ekonominya sedang menuju resesi.

Selain itu kebijakan politik Trump sering membuat investor geram dan tidak suka dengan langkah Trump tersebut, seperti contohnya kebijakan Timur Tengah yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Contoh lainnya dengan Korea Utara yang melarang mengembangkan nuklirnya. Serta kerusuhan di Iran yang konon kabarnya bahwa dalang kerusuhan di Iran merupakan hasil kerja intelijen Trump untuk lebih menekan Iran dalam pencegahan pengembangan tehnologi nuklirnya.

Hari ini pasar keuangan dan komoditas dunia akan melihat perkembangan di pasar Jepang setelah libur di awal pekan kemarin. Tampaknya sentimen penguatan dolar AS masih muncul namun tipis, sambil menantikan data pembukaan lapangan kerja AS yang menurut perkiraan kami akan jatuh akibat dari cuaca yang tidak bersahabat di AS pada bulan lalu dimana banyak perusahaan AS yang menunda perluasan kerjanya.

Analisa Teknikal Harian – 9 Januari 2018

EUR/USD

EUR/USD terjerembab ke 1.1956 dan menutup sesi Senin di 1.1967 atau lebih rendah 0,62% dibandingkan penutupan sesi Jumat. Penutupan tersebut juga terjadi di bawah target koreksi pertama.

Jadi hari ini EUR/USD berpotensi untuk menjajal target koreksi kedua di 1.1947. Jika ditembus target berikutnya adalah 1.1903.

Potensi turun hari ini akan tetap terjaga selama resistance yang pagi ini berada di 1.2009 tetap bertahan.

1EURUSDDaily918

USD/JPY

USD/JPY hampir tidak berubah pada saat ditutup di sesi Senin di 113.08 atau hanya turun 1 pip dari penutupan sesi Jumat. Untuk sementara waktu resistance 113.25 masih menahan potensi naik pair ini.

Namun selama USD/JPY tetap bergerak di atas support 112.80, potensi naik atau setidaknya pergerakan sideways di kisaran 112.80 hingga 113.37 akan tetap terlihat.

Penetrasi terhadap level tertinggi sesi kemarin dapat memicu dorongan naik yang lebih besar dengan target berikutnya di 113.62.

2USDJPYDaily918

GBP/USD

Pada akhir sesi Senin GBP/USD ditutup di 1.3568, sama dengan penutupan di akhir pekan lalu. Untuk sementara waktu pair ini cenderung bergerak sideways di kisaran 1.3495 hingga 1.3586.

GBP/USD juga masih memiliki potensi naik selama simple moving average 200-jam yang pagi ini berada di 1.3500 tetap bertahan.

3GBPUSDDaily918

AUD/USD

AUD/USD bergerak mundur pada sesi kemarin, ditutup turun 0,42% di 0.7839.Kini AUD/USD memasuki fase konsolidasi dengan potensi kisaran pergerakan 0.7800 hingga 0.7873.

Namun untuk jangka pendek AUD/USD masih berpeluang untuk kembali bergerak ke atas selama zona support 0.7800 tetap bertahan.

4AUDUSDDaily918

XAU/USD

Pada sesi Senin harga emas (XAU/USD) tidak menunjukkan perubahan, berakhir di level yang sama dengan level penutupan sesi Senin di 1320.20.

Harga emas sedang di awal fase konsolidasi dan momentum bullish sejak pertengahan Desember mulai berkurang. Harga emas juga tetap berada di bawah resistance kuat 1328.75.

Sementara itu untuk jangka intraday, pergerakan harga di bawah zona 1313.00 dapat memicu penurunan lebih lanjut dengan target di 1304.60.

5XAUUSDDaily918

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This