ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Pada perdagangan hari ini sepertinya dolar AS atau greenback kemungkinan besar ingin meraih kembali penguatannya berharap kepada sentimen investor akhir pekan lalu yang memandang hasil NFP yang tidak akan mempengaruhi prospek kenaikan suku bunga The Fed sebanyak 3 kali di tahun ini.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan lalu, kondisi greenback memberikan tekanan kepada mata uang utama dunia lainnya, kecuali pound sterling dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,12029, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3572, AUD/USD ditutup melemah tipis di level 0,7862 dan USD/JPY ditutup menguat di level 113,06. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $0,70 atau 0,05% di level $1322,30 per troy ounce. Untuk perdagangan dalam seminggu lalu, harga komoditas logam mulia emas ini mengalami kenaikan sebesar 1%.

Data tenaga kerja di periode terakhir cukup mempengaruhi kehendak investor dan pasar lainnya bahwa kenaikan suku bunga The Fed masih bisa naik 3 kali lagi di tahun. Perjalanan sektor tenaga kerja AS masih cukup ketat bagi kami, dimana rata-rata tambahan tenaga kerja AS di luar sektor pertanian atau nonfarm payroll per tahunnya  masih di atas angka 170 ribu orang. Memang masih lebih rendah daripada tahun 2016, namun perjalanan NFP sejak 1 dekade ini bertahan di atas rata-rata per bulannya 150 ribu orang sehingga sisi inflasi masih bisa terjaga di atas angka 1,5%.

Begitu pula pertumbuhan upahnya membaik sehingga peluang kenaikan inflasi masih ada disertai dengan tingkat pengangguran yang terus terjaga di level ‘tenaga kerja penuh’.

Bicara tentang ekonomi AS memang masih ada harapan terhadap penguatan mata uangnya, namun Bank of England dan Bank of Canada kemungkinan besar akan mengikuti jejak The Fed untuk menaikkan suku bunganya juga di kuartal ini. Untuk European Central Bank dan Bank of Japan sepertinya baru di tahun ini bisa naik suku bunganya, disertai pula kemungkinan besar Swiss National Bank juga akan mengakhiri suku bunga negatifnya di awal tahun depan.

Hal inilah yang selalu mengganggu jalur kenaikan nilai dolar AS tersebut, apalagi sikap Trump yang selalu tidak membantu memulihkan dolar AS sendiri. Beberapa tindakan Trump justru membuat dolar AS sering menghadapi tekanan dan sentimen negatif tersebut berkembang seiring dengan beberapa kebijakan yang kontroversial, seperti UU pajak yang baru, dimana kebijakan pemotongan pajak biasanya dilakukan sebuah negara ketika kinerja ekonominya sedang menuju resesi.

Selain itu kebijakan politik Trump sering membuat investor geram seperti kebijakan Timur Tengah dan Korea, serta yang terakhir adalah muncul rumor bahwa kerusuhan di Iran merupakan hasil kerja intelijen Trump untuk lebih menekan Iran dalam pencegahan pengembangan teknologi nuklirnya.

Hari ini pasar keuangan Jepang libur dan dari AS tidak ada data ekonomi. Zona euro terdapat data pesanan pabrikan Jerman dan dari Inggris ada data harga rumah. Data pesanan pabrikan Jerman bila membaik maka euro bisa menguat karena sentimen pengurangan paket stimulus ECB makin menguat. Sedangkan bila data harga rumah Inggris naik lagi maka sentimen kenaikan suku bunga BoE makin menguat juga sehingga pound sterling ada kesempatan melanjutkan penguatannya.

Analisa Teknikal Harian – 8 Januari 2018

EUR/USD

EUR/USD terpaksa mundur di sesi Jumat, berakhir lebih rendah 0,22% di 1.2042. Namun untuk penutupan mingguan, EUR/USD ditutup naik 0,37%.

Kini EUR/USD kembali memasuki fase koreksi dan hari ini kemungkinan besar masih akan bergerak sideways di kisaran 1.2001 hingga 1.2089.

 1EURUSDDaily8181

USD/JPY

Hingga akhir sesi pekan lalu, USD/JPY menunjukkan kecenderungan ke arah atas saat berakhir lebih tinggi 0,27% dibandingkan dengan penutupan sesi Kamis. Sementara waktu zona resistance 113.25 mampu menghambat kecenderungan tersebut. Jika akhirnya ditembus, USD/JPY dapat bergerak naik ke 113.62.

Potensi naik hari ini masih tetap ada selama USD/JPY bergerak di atas support 112.90. Apabila support itu ditembus, USD/JPY dapat turun ke target berikutnya di 113.55.

Untuk jangka pendek USD/JPY masih berada di dalam fase konsolidasi yang memungkinkan terjadinya pergerakan bolak-balik di kisaran 112.05 hingga 113.73.

2USDJPYDaily818

GBP/USD

Baik pada penutupan harian maupun mingguan GBP/USD berakhir di zona hijau. Untuk penutupan harian, pada hari Jumat GBP/USD berakhir naik tipis 0,12% di 1.3568 namun untuk basis mingguan GBP/USD naik 0,5%.

Level tertinggi pekan lalu di 1.3613 merupakan area penting pada kerangka waktu intraday karena dapat memicu aksi beli lanjutan dengan target berikutnya di 1.3658, resistance kunci jangka panjang.

Namun jika 1.3613 bertahan, GBP/USD akan berbalik turun dengan target di 1.3530 dan 1.3494. Untuk jangka pendek, GBP/USD masih berada di dalam fase konsolidasi yang memungkinkan terjadinya pergerakan bolak-balik dengan mudah.

3GBPUSDDaily818

 

AUD/USD

AUD/USD masih mempertahankan formasi bullish dengan penutupan naik tipis 0,14% di akhir sesi Jumat, di 0.7872. Namun, posisi AUD/USD sudah semakin dekat dengan resistance kuat jangka menengah di 0.7884.

Jadi sebaiknya terus dicermati aksi harga terhadap resistance tersebut karena keberhasilan penetrasi terhadapnya dapat membuka jalan bagi AUD/USD untuk terus bergerak naik dengan target berikutnya di 0.7932.

Sebaliknya tanpa penetrasi yang diharapkan, AUD/USD terancam untuk terkoreksi dengan target-target di 0.7828 dan 0.7800.

4AUDUSDDaily818

XAU/USD

Pada akhir sesi Jumat harga emas (XAU/USD) tidak menunjukkan banyak perubahan, hanya berakhir turun 0,17% di 1320.20. Penutupan sesi Kamis di 1322.50.

Harga emas masih berada di tren bullish sejak 12 Desember (1236.30) dan mulai masuk ke fase konsolidasi setelah level tertinggi sesi Kamis di 1325.80 tetap bertahan pasca data ketenagakerjaan AS dirilis di sesi penutupan pekan lalu. Level tersebut merupakan area penting yang harus tetap diawasi karena penetrasi terhadapnya dapat memicu aksi beli dengan target berikutnya di 1334.60.

Sebaliknya jika terus bertahan maka untuk sementara waktu harga emas akan bergerak sideways di kisaran 1303.10 hingga 1325.80.

Untuk jangka intraday, jika support 1313.40 ditembus, harga emas berpotensi untuk menuju ke batasan bawah kisaran konsolidasi tersebut.

5XAUUSDDaily818

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Fortune

Share This