ForexSignal88.com l Jakarta, 05/01/2018 – Pada perdagangan hari ini sepertinya dolar AS atau greenback kemungkinan besar ingin meraih kembali penguatannya berharap kepada membaiknya data nonfarm payroll nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa pasar di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanan kembali dari mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,12066, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3551, AUD/USD ditutup menguat di level 0,7864 dan USD/JPY ditutup menguat di level 112,72. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $5,60 atau 0,42% di level $1324,10 per troy ounce.

Safe haven emas di kala Natal hingga awal Tahun Baru muncul lagi, meskipun pernyataan The Fed bernada hawkish dan data-data ekonomi AS membaik namun harapan lanjutan kenaikan dolar AS tidak muncul juga. Paparan The Fed sudah jelas bahwa suku bunganya tetap akan naik minimal 3 kali di tahun ini dengan pertimbangan tingkat pengangguran AS bisa di bawah 4% pada 2018 hingga 2019, sedang inflasi kemungkinan masih bisa naik namun tetap di bawah target 2%.

Masalah program fiskal Trump berupa pemotongan pajak usaha AS memang akan menaikkan inflasi, namun tidak akan drastis kenaikannya karena The Fed melihat dan membaca pemotongan pajak tersebut akan membuat perusahaan-perusahaan AS mengalami kelebihan dana tunai, tetapi penggunaannya akan banyak mengarah untuk akuisisi atau merger dan pembelian kembali sahamnya alias buyback. Dengan begitu harapan kelebihan dana untuk belanja investasi yang bisa meningkatkan inflasi, kemungkinan tidak akan terjadi.

Inilah yang masih membuat ragu investor untuk mengoleksi dolar AS lebih lanjut, ditambah pula bahwa kesadaran The Fed untuk tidak agresif menaikkan suku bunga, tentu bisa dibaca bahwa usaha kenaikan dolar AS secara agresif kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam satu kuartal ini.

Data tenaga kerja AS akan rilis nanti malam. Data yang di rilis merupakan kegiatan tenaga kerja AS di akhir tahun lalu sehingga kita bisa melihat bagaimana kegiatan tenaga kerjanya ketika memasuki musim liburan akhir tahun, dan biasanya merupakan pertanda baik atau tidaknya kinerja ekonomi AS di kuartal pertamanya.

Data ADP payroll semalam dinyatakan membaik dan biasanya data nonfarm payroll atau NFP akan mengikutinya. Bila NFP atau tambahan tenaga kerja yang baru di atas angka 220 ribu orang, maka kesempatan dolar AS untuk menguat memang masih ada. Namun melihat beberapa klaim pengangguran mingguannya, perkiraan kami bahwa NFP akan berkisar di bawah 200 ribu orang, sehingga ada peluang bahwa dolar AS tidak akan menguat tajam.

Tingkat pengangguran mungkin masih di area yang sama seperti periode sebelumnya, namun yang perlu dicermati adalah data rata-rata pendapatan per jam atau average hourly earnings, apakah bisa di atas angka 0,3% atau tidak. Bila di atas angka tersebut, maka artinya inflasi bisa merangkak naik, dan artinya juga dolar AS masih dapat menguat lagi.

Analisa Teknikal Harian – 5 Januari 2018

EUR/USD

EUR/USD melanjutkan tren naik di sesi Kamis hingga mencapai 1.2089, nyaris menyentuh resistance jangka menengah di 1.2092 (high 8 September 2017), sebuah area krusial yang dapat memicu aksi beli lanjutan jika ditembus dan sebaliknya dapat menjadi double top jika EUR/USD gagal menerjangnya atau hanya membuat spike.

Pada Jumat pagi ini EUR/USD bergerak di atas support 1.2040 yang dapat dijadikan patokan untuk mengukur apakah tren naik pair ini mulai kehabisan tenaga atau tidak.

Sementara waktu menunggu data penting dari AS nanti malam, EUR/USD berpotensi sideways di antara support tersebut dan high 8 September 2017.

1EURUSDDaily5118

USD/JPY

USD/JPY masih condong ke arah utara sejak rebound di sesi Rabu. Namun pergerakan pair ini pada kerangka waktu yang lebih besar tetap sideways. Kemarin USD/JPY naik ke 112.85 namun terbentur oleh salah satu level Fibonacci di 112.83.

Jika pada grafik 1-jam atau 4-jam mulai terjadi penutupan yang cukup jauh di atasnya, potensi naik akan berlanjut dengan target-target berikutnya di 113.02 dan 113.24.

Pada Jumat pagi support-support intraday terlihat di 112.62 dan 112.38.

2USDJPYDaily5118

GBP/USD

GBP/USD rebound di sesi Kamis meskipun tidak sekuat EUR/USD. Pair ini cenderung untuk bergerak sideways sementara waktu setelah melakukan rally dari 1.3302 ke 1.3613.

Pergerakan naik kemarin masih mungkin berlanjut namun jika area 1.3555 tidak kunjung ditembus, pair ini akan bergerak turun sebelum data penting AS dirilis. Sebaliknya jika zona resistance pertama itu berhasil diatasi, GBP/USD akan bergerak naik menuju 1.3585 dan 1.3613.

Pagi ini support-support intraday terlihat di 1.3533 dan zona 1.3505/1.3495.

 3GBPUSDDaily5118

AUD/USD

AUD/USD masih dikuasai para bulls sehingga kemarin menanjak ke 0.7865. Zona resistance jangka menengah di 0.7884/95 tetap menjadi incaran para bulls dan jika ditembus AUD/USD berpeluang untuk naik lagi ke 0.7932.

Support-support intraday pada Jumat pagi terlihat di 0.7840 dan 0.7805.

4AUDUSDDaily5118

XAU/USD

Di hari Kamis harga emas (XAU/USD) kembali menanjak meskipun hanya mencapai 1325.80, masih di bawah resistance kuat jangka menengah di 1328.75. Resistance berikutnya adalah 1334.60.

Meskipun para bulls tampak menahan diri menjelang rilis satu set data ketenagakerjaan AS nanti malam, sejauh ini tren naik harga emas terlihat tetap stabil dengan dukungan dari support-support intraday di 1319.00 dan 1311.10.

5XAUUSDDaily5118

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: MarketWatch

Share This