ForexSignal88.com l Jakarta, 05/12/2017 – Pada perdagangan Selasa ini kondisi dolar AS atau greenback sepertinya masih kurang yakin untuk mempertahankan sisi penguatannya kembali seperti dominasinya awal pekan kemarin pasca lolosnya reformasi pajak yang menonjol dengan harapan Kongres AS juga menyetujuinya.

Seperti kita ketahui bahwa pasar di awal pekan bahwa pergerakan greenback sangat berani bergerak menekan mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,1865, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3479, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7597 dan USD/JPY ditutup menguat di level 112,39. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $3,20 atau 0,25% di level $1279,10 per troy ounce.

Tren pergerakan dolar AS cenderung positif memang di mana benang kusut reformasi pajak sudah mendapatkan titik terang setelah akhir pekan lalu parlemen AS sudah sepakat bahwa kebijakan bantuan fiskal memang akan segera dilaksanakan mulai awal 2019. Ini memang fenomenal bagi pemerintahan administrasi Trump yang untuk pertama kalinya berhasil meloloskan rancangan undang-undangnya setelah sebelumnya gagal meloloskan penggantian Obamacare, sehingga kali ini menunggu buah manis dari kesepakatan di tingkat Kongres AS dan segera ditandangani Trump setelah dari Kongres untuk menjadi undang-undang pajak yang baru.

Memang pajak baru tersebut akan membawa hikmah yang cukup besar bagi laju pertumbuhan ekonomi AS yang dipercaya bisa meningkatkan sekitar setengah persen laju PDB per tahunnya, dan ini memang sangat diharapkan oleh The Fed dalam usahanya menormalkan kembali tingkat suku bunganya. Kisaran normal suku bunga The Fed untuk sementara di kisaran 2,5% hingga 3%.

Kesempatan ini juga peluang bagus bagi The Fed dan dolar AS di mana dengan reformasi pajak tersebut, maka defisit anggaran AS akan bertambah minimal $1,4 triliun selama 10 tahun ke depan sehingga pemerintah AS harus terus mencetak surat hutangnya, dan rata-rata investor suka dengan surat hutang AS karena kupon dan yield-nya akan selalu naik.

Mendengar kenaikan suku bunga The Fed tentu menjadi berkah bagi greenback dan tuntunan jual bagi mata uang dunia lainnya serta emas. Faktor suku bunga The Fed memang masih menjadi magnet bagi masa depan greenback dalam usahanya menormalisasi atau memulihkan ekonomi AS di mana selalu terjadi tarik-ulur kepentingan dengan berapa kali lagi bank sentral AS tersebut menaikkan suku bunganya.

Selain itu ketua The Fed, Janet Yellen selalu meyakinkan parlemen AS bahwa The Fed mempunyai tugas menjaga produktivitas masyarakat AS sehingga usaha kenaikan suku bunganya jangan dihalang-halangi demi menjaga sektor tenaga kerja AS yang makin mengetat dan usaha meningkatkan inflasinya.

Hari ini kita harus waspada dengan RBA meeting dan pergerakan yang terjadi di Brexit. Penentuan suku bunga Australia oleh RBA memang diharapkan tidak ada perubahan suku bunga sehingga pasar tidak akan bergejolak. Pun demikian dengan sisi Brexit, nampaknya tidak ada perkembangan baru pasca gagalnya perundingan tagihan Brexit antara PM May dengan Jean-Claude Juncker.

Analisa Teknikal Harian – 5 Desember 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

EUR/USD berpotensi sideways di hari ini, melanjutkan konsolidasi yang dimulai sejak 6 hari lalu. Ada sedikit kecenderungan ke arah atas karena EUR/USD tetap berada di atas support 1.1845.

Area 1.1891 masih menjadi resistance yang harus segera ditaklukkan agar EUR/USD dapat terus menanjak dengan target berikutnya di 1.1952.

1EURUSDDaily5

USD/JPY

USD/JPY berpeluang untuk melanjutkan pergerakan ke selatan setelah kemarin berakhir negatif di 112.39. Resistance intraday pagi ini terpantau di 112.60 dan resistance yang lebih kuat yang kemarin menghalangi laju naik pair ini adalah 113.00.

Area 112.35 menjadi support pertama dan berikutnya di 112.09 yang jika pada grafik 1-jam dapat terjadi penutupan yang cukup jauh di bawahnya akan memperbesar potensi turun dengan target berikutnya di 111.55.

2USDJPYDaily5

GBP/USD

GBP/USD cenderung bergerak sideways hari ini seperti yang terjadi selama beberapa hari terakhir di mana GBP/USD bergerak di antara resistance 1.3550 dan support 1.3428.

Tekanan jual juga mulai terlihat setelah kemarin pembicaraan antara pemimpin Inggris dan Uni Eropa gagal mencapai kata sepakat.

Pada kerangka waktu yang lebih kecil ada dua zona yang sebaiknya terus dicermati yaitu 1.3413 dan 1.3482.

3GBPUSDDaily5

AUD/USD

AUD/USD masih berpotensi naik meskipun di dalam fase konsolidasi. Trend line menurun yang kini berada di 0.7608 dapat segera diuji dan jika terjadi penetrasi kuat terhadapnya maka AUD/USD dapat bergerak naik ke 0.7663 dan pola konsolidasi akan berubah.

Di sisi bawah terlihat support intraday di 0.7577 dan 0.7552.

4AUDUSDDaily5

XAU/USD

Harga emas (XAU/USD) hanya naik tipis di sesi Senin dan tetap berada di dalam pola segitiga yang tergambar pada grafik harian. Hingga pagi ini grafik 4-jam masih menunjukkan dominasi para penjual dengan dukungan dari resistance kuat di 1276.55. Pada grafik tersebut harga emas juga tetap berada di bawah simple moving average 200-periode di 1280.15 yang berdekatan dengan resistance lainnya di 1280.50.

Batasan bawah pola segitiga di grafik harian kini berada di 1269.20 berpotensi untuk segera diuji dan tak jauh di bawahnya ada simple moving average 200-hari di 1266.95 yang menjadi area krusial bagi trend jangka pendek dan jangka menengah.

5XAUUSDDaily5

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: MT5

Share This