ForexSignal88.com l Jakarta, 01/12/2017 – Pada perdagangan Jumat akhir pekan ini kondisi dolar AS atau greenback sepertinya masih cukup ragu untuk memberikan sisi penguatannya kembali melanjutkan dominasi seperti semalam dimana dukungan kali ini diharapkan datang dari aktivitas manufaktur yang dapat mendorong suku bunga The Fed makin tinggi serta kejelasan reformasi pajak.

Seperti kita ketahui bahwa pasar kemarin pergerakan greenback sedikit berani bergerak menekan mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,1902, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3526, AUD/USD ditutup mendatar di level 0,7564 dan USD/JPY ditutup menguat di level 112,54. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $8,70 atau 0,68% di level $1277,50 per troy ounce.

Tren pergerakan dolar AS cenderung positif namun memang kondisi khusus dari pound sendiri tak kalah kuatnya terhadap greenback karena masalah Brexit nampaknya sudah mulai terurai benang kusutnya dimana masalah perbatasan Irlandia dan tagihan Brexit akan segera terselesaikan.

Greenback sendiri bergerak lugasnya sedang menantikan kepastian dari reformasi pajak AS dengan ada selingan Menteri Sekretaris Negara Rex Tillerson kemungkinan besar akan diganti Trump karena terindikasi mempunyai koneksi dengan Rusia. Berkembang nada dari parlemen AS dalam pembahasan pajak baru tersebut bahwa kemungkinan besaran pemotongan pajak penghasilan tidak akan mencapai 20% seperti yang diinginkan Presiden Trump.

Hal ini terkait bahwa kondisi inflasi sendiri tidak terlalu membahayakan bila tingkat pajak diatas 20% serta sisi defisit anggaran juga tidak akan melebar lebih besar lagi. Seperti diketahui bahwa kondisi pajak 20% maka defisit anggaran AS akan melebar $1,5 hingga $1,8 triliun per tahun hingga 10 tahun ke depan. Tentu ini memberatkan kinerja anggaran pemerintah Trump yang sedang terancam untuk di shutdown atau ditutup akibat kekurangan anggaran.

Apalagi kemarin Yellen menyatakan bahwa konsekuensi dari kenaikan suku bunga yang diharapkan bank sentral akan berdampak peningkatan dari defisit anggaran tersebut. Sisi kepastian reformasi pajak sendiri memang sangat diharapkan oleh The Fed seperti yang diungkap Yellen karena dengan adanya penurunan pajak tersebut maka ruang kenaikan suku bunga The Fed akan makin mudah dilakukan dimana produktivitas dan kinerja ekonomi AS makin meningkat.

Selain itu yang menjadi perhatian kami sebetulnya dari hasil beberapa data ekonomi AS, memang kinerja ekonomi AS memang dalam kondisi mendukung dolar AS untuk tidak mengalami tekanan tajam, dan sedikit banyak juga berhasil menekan emas, meskipun terlihat beberapa agenda non-ekonomi AS juga mengalami terpaan-terpaan minim yang dapat mengganggu stabilitas politik dan ekonominya.

Hari ini beberapa negara termasuk AS akan melaporkan aktivitas manufakturnya, dimana perhatian kami data ISM manufaktur AS tampak akan dalam kondisi yang membaik mengingat beberapa waktu lalu data persediaan gudang AS mengalami penurunan dan data penjualan eceran di saat Thanksgiving juga naik. Bila ada perbaikan aktivitas maka peluang greenback masih ada untuk menekan mata uang utama dunia lainnya dan emas.

Analisa Teknikal Harian – 1 Desember 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Setelah membukukan penutupan positif di sesi Kamis sekaligus akhir November, hari ini EUR/USD berpotensi untuk bergerak sideways di kisaran 1.1880 hingga 1.1945.

Potensi naik yang terlihat pada grafik harian juga tetap ada namun saat ini EUR/USD masih berada di dalam fase konsolidasi, jadi perlu momentum lebih besar sebelum tren tersebut berlanjut lagi.

1EURUSDDaily

USD/JPY

USD/JPY masih memiliki kecenderungan ke arah atas namun akan terbatas di 112.77. Bahkan pagi ini mulai terlihat pergerakan konsolidasi di kerangka waktu intraday.

Jadi ada peluang terjadi pergerakan di kisaran 111.65 hingga 112.77 di sesi penutupan akhir pekan sekaligus awal bulan ini.

2USDJPYDaily

GBP/USD

GBP/USD semakin mengganas sehingga menghasilkan penutupan positif di akhir bulan lalu. Dilihat pada grafik bulanan, berarti sejak Januari GBP/USD terus bergerak naik meskipun selalu berfluktuasi hebat sepanjang rentang waktu tersebut.

Hari ini GBP/USD masih berpeluang naik dengan target berikutnya di 1.3595. Namun sebelumnya pair ini akan berkonsolidasi terlebih dahulu. Selama support kuat di 1.2470 tetap bertahan, kekuatan bullish tidak dapat diabaikan.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

Hingga pagi ini AUD/USD masih diselimuti nuansa bearish meskipun penurunan sejak 27 November adalah bagian dari fase konsolidasi. Selama support 0.7530 bertahan, AUD/USD masih berpeluang untuk rebound.

Di sisi lain, resistance kuat yang kini berada di 0.7590 juga masih menjadi penghalang. Jika pada grafik 1-jam mulai terjadi penutupan yang cukup jauh di atasnya, hari ini AUD/USD berpotensi untuk membuat perlawanan sengit.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Kemarin harga emas jatuh ke 1270.20, nyaris menyentuh batasan bawah pola segitiga pada grafik harian yang hari ini berada di 1268.20.

Tekanan jual masih membayangi meskipun terlihat rebound kecil. Selama harga emas bergerak di bawah resistance kuat 1281.00, potensi turun tetap lebih besar dan masih berpeluang untuk menyentuh batasan bawah pola konsolidasi jangka pendek tersebut.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: MarketWatch

Share This