ForexSignal88.com l Jakarta, 30/11/2017 – Pada perdagangan Kamis ini kondisi dolar AS atau greenback sepertinya masih ingin memberikan sisi penguatannya kembali untuk melanjutkan dominasi seperti semalam dimana dukungan kali ini diharapkan datang dari klaim pengangguran dan core PCE yang dapat mendorong suku bunga The Fed makin tinggi.

Seperti kita ketahui bahwa pasar kemarin pergerakan greenback sangat berani bergerak menekan mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,1846, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3407, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7563 dan USD/JPY ditutup menguat di level 111,91. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $12,50 atau 0,96% di level $1286,70 per troy ounce.

Tren pergerakan dolar AS cenderung positif namun ragu-ragu lagi seakan memberitahu ke publik bahwa mata uang AS tersebut seharusnya tidak mengalami penguatan besar terlebih dahulu sampai The Fed menaikkan suku bunganya di bulan depan serta perkiraan kenaikan tahun depan itu bagaimana.

Pesan Yellen semalam cukup dramatis ke pasar dampaknya, karena pesan terakhirnya di depan Kongres tersebut mengisyaratkan suku bunga AS harus tetap lebih tinggi dari level sekarang demi menjaga kemampuan ekonominya dari segala bentuk tekanan global yang belum seimbang. Hal ini memang sedikit banyak mengulang pernyataan Powell sehari sebelumnya bahwa intinya mereka berdua sepakat dan dipastikan suku bunga The Fed akan segera berada di atas level normalnya yaitu sekitar 2,5%.

Mendengar suku bunga The Fed naik biasanya emas akan tertekan. Namun sebelumnya pasar harus waspada tinggi kemungkinan kegagalan terhadap persetujuan reformasi pajak yang akan diketok palu hari ini, karena sebelumnya Powell dan Yellen sendiri berharap bahwa reformasi fiskal tersebut agar segera dijalankan supaya ruang kenaikan suku bunga The Fed akan makin mudah dilakukan.

Selain itu yang menjadi perhatian kami sebetulnya dari hasil Beige Book dini hari tadi yang dapat disimpulkan kondisi aktivitas ekonomi AS cukup moderat alias melaju, dengan disertai pula tingkat inflasi dalam sebulan terakhir mengalami peningkatan juga. Nanti malam ada data core PCE yang mengukur konsumsi atau belanja konsumen alias angka inflasi yang menjadi pijakan ukuran standar The Fed selama ini.

Dari beberapa data sebelumnya seperti harga rumah, harga bahan bakar dan ongkos angkut mengalami peningkatan maka data personal consumption expenditure-nya dapat dipastikan akan naik, maka akan terbukti Beige Book benar adanya. Beige Book yang dijadikan patokan rapat suku bunga 2 minggu lagi tentu akan membawa tuntunan kepada kita harga dolar AS dan emas ke depannya.

Menarik sedikit dibahas adalah masa depan Brexit dengan akan segera dibayarkannya kompensasi Inggris ke Uni Eropa, maka dengan dukungan fundamental ekonomi Inggris yang membaik, maka dapat diartikan bahwa pound sterling masih punya jalan yang mendaki.

Pun demikian dengan euro, sisi politik dengan kombinasi ekonomi yang makin stabil, memang seakan tidak ada jalan penghalang bagi mata uang Uni Eropa tersebut untuk menguat, tetapi kami sedikit kuatir dengan kondisi Irlandia yang situasi ekonominya sedang mempengaruhi politik yang tidak kondusif sehingga ini bisa jadi penghalang utama ketika data inflasi Eropa yang terlihat cukup baik progresnya.

Patut diwaspadai juga situasi di Semenanjung Korea karena kami masih was-was terhadap Korea Utara yang sepertinya punya sistem rudal yang baru sehingga kami berkeyakinan bahwa masih akan ada lagi uji cobanya kembali sehingga ada nuansa safe haven yang masih mengincarnya.

Analisa Teknikal Harian – 30 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Meskipun pagi ini masih terhalangi oleh zona resistance 1.1860, hari ini EUR/USD berpeluang untuk terus bergerak naik dengan target berikutnya di 1.1883 dan 1.1906.

Pagi ini support kuat terlihat di 1.1837 yang relatif dekat dengan sekumpulan support kuat pada grafik harian di 1.1820.

1EURUSDDaily30

USD/JPY

USD/JPY kembali bergerak ke utara pagi ini dengan target di 112.13, level tertinggi kemarin, yang jika ditembus akan membuka jalan menuju 112.30, salah satu target koreksi pada grafik harian.

Support-support kuat pagi ini terlihat di 111.90 dan 111.65.

2USDJPYDaily30

GBP/USD

GBP/USD terlihat tetap berusaha mempertahankan potensi naiknya meskipun kemarin gagal untuk menghasilkan penutupan di atas resistance kuat 1.3415. Target pertama adalah level tertinggi kemarin di 1.3448, berikutnya di 1.3496.

Support-support kuat pagi ini berada di 1.3400 dan 1.3375 yang jika ditembus dapat memaksa GBP/USD turun (koreksi) lebih jauh ke target berikutnya di 1.3335.

3GBPUSDDaily30

AUD/USD

AUD/USD masih cenderung bergerak turun dengan posisinya yang pagi ini berada di bawah resistance kuat 0.7580 namun penurunannya akan terbatas. Selain 0.7555, zona 0.7540 merupakan area kuat yang dapat menahan tekanan jual.

Jadi kini hanya perlu dilihat apakah 0.7580 atau 0.7540 yang akan bertahan.

4AUDUSDDaily30

XAU/USD

Sementara masih bertahan di support 1281.60, harga emas tetap berisiko negatif dengan target berikutnya di 1274.35 dan 1267.90.

Pagi ini harga emas masih berada di bawah resistance kuat 1285.75. Resistance lainnya berada di 1289.15.

5XAUUSDDaily30

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Future Money Trends

Share This