ForexSignal88.com l Jakarta, 29/11/2017 – Pada perdagangan Rabu ini kondisi dolar AS atau greenback sepertinya masih ingin memberikan perlawanannya kembali untuk melanjutkan dominasi seperti semalam dimana dukungan kali ini diharapkan datang dari Yellen, Beige Book dan data laju PDBnya yang dapat mendorong suku bunga The Fed makin naik.

Seperti kita ketahui bahwa pasar kemarin mulai ada pergerakannya yang lugas dan berlanjut hingga akhir pekan sehingga membuat greenback mulai berani bergerak menekan terhadap mata uang utama dunia lainnya dan emas kecuali pound, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,1839, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3336, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7594 dan USD/JPY ditutup menguat di level 111,46. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $1,50 atau 0,12% di level $1297,50 per troy ounce.

Tren pergerakan dolar AS cenderung kondusif lagi dimana greenback bergeraknya seakan memberitahu ke publik bahwa mata uang AS tersebut seharusnya tidak mengalami penguatan besar terlebih dahulu hingga The Fed menaikkan suku bunganya di bulan depan dan bagaimana proyeksi suku bunga The Fed selanjutnya di tahun depan.

Hasil laporan awal pekan dari National Retail Federation atau Federasi Peritel Nasional AS bahwa musim belanja Thanksgiving dan Black Friday lalu merupakan peningkatan terbaik dalam sejarah Thanksgiving di AS selama ini sehingga data keyakinan konsumen semalam ternyata terbaik sejak 17 tahun lalu, dan kami berpikir bahwa data awal laju PDB yang akan rilis nanti malam dapat diperkirakan akan berada di atas angka 3%.

Namun pergerakan penguatan greenback hari ini selain bergantung ke laju PDB, Janet Yellen nanti malam juga akan berbicara depan anggota ekonomi Kongres AS untuk memberikan pandangan terhadap masa depan kebijakan The Fed. Sebelumnya semalam Jerome Powell melakukan uji pendapat dengan Komite Keuangan Senat AS bahwa ada poin penting yang bisa diambil hikmahnya bahwa kebijakan Powell masih akan sama dengan Yellen sehingga dapat dipastikan suku bunga The Fed akan segera berada di atas level normalnya yaitu sekitar 2,5%.

Bila Yellen nanti malam juga menyatakan hal yang sama dan tidak risau dengan rendahnya inflasi, maka laporan bulanan aktivitas ekonomi Beige Book tidak akan dilirik pasar. Tetapi setidaknya pasar menelaah sedikit di Buku Abu-abu tersebut apakah memang yakin di pertengahan Desember nanti suku bunga naik. Bila tersirat kegiatan ekonomi AS makin moderat, maka dipastikan suku bunga naik.

Mendengar suku bunga The Fed naik biasanya emas akan tertekan. Namun sebelumnya pasar harus waspada tinggi kemungkinan kegagalan pendanaan pemerintah AS yang bisa mengancam ditutupnya pemerintahan AS dan memanasnya Korea lagi pasca Pyongyang semalam meluncurkan rudalnya lagi.

Menarik sedikit dibahas adalah masa depan Brexit dengan akan segera dibayarkannya kompensasi Inggris ke Uni Eropa, maka dengan dukungan fundamental ekonomi Inggris yang membaik, maka dapat diartikan bahwa pound sterling punya jalan yang mendaki.

Analisa Teknikal Harian – 29 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Setelah kemarin berakhir turun 0,49% di 1.1840, hari ini EUR/USD masih dibayangi tekanan jual, apalagi penutupan tersebut terjadi di bawah target koreksi pertama terhadap swing naik terakhir dari 1.554 ke 1.1961.

Namun EUR/USD masih dapat rebound tipis, dengan target pertama di 1.1858 dan 1.1878. Area resistance penting adalah 1.1900 karena jika terjadi penetrasi kuat terhadap 1.1900 maka tekanan jual dapat mengecil.

Tekanan jual masih dapat membawa EUR/USD ke 1.1820/10 sebelum rebound yang lebih kuat terjadi.

1EURUSDDaily29

USD/JPY

Zona support kuat 111.00 membuat USD/JPY rebound dan mengakhiri sesi Selasa di 111.46. Meskipun kini sedang di fase konsolidasi, hari ini USD/JPY masih berpotensi naik lagi dengan target di 111.80.

Selain 111.00, support intraday terdekat pagi ini terlihat di 111.33.

2USDJPYDaily29

GBP/USD

Sempat terjatuh tajam, GBP/USD berbalik menguat dengan cepat hingga ditutup positif di 1.3338. Pagi ini GBP/USD masih diselimuti kekuatan bullish dan berpotensi menjajal resistance di 1.3388. Resistance lainnya di 1.3415.

Support-support intraday pagi ini terpantau di 1.3335 dan 1.3304.

3GBPUSDDaily29

AUD/USD

Kemarin AUD/USD berakhir negatif di 0,7593. Pair ini sedang berada di fase konsolidasi setelah bergerak naik dari 0.7530 ke 0.7643 beberapa hari sebelumnya. Jadi sangat mungkin untuk terus bergerak sideways.

Namun sedikit tekanan jual juga masih terlihat dan berpotensi membawa AUD/USD ke 0.7573 dan 0.7555.

Di sisi atas, jika harga menembus 0.7610 maka ada peluang untuk segera menguji resistance berikutnya di 0.7635/43.    

4AUDUSDDaily29

XAU/USD

Harga emas bergerak tipis di sesi Selasa sebelum berakhir negatif di 1293.50. Harga emas masih tetap di fase konsolidasi jangka pendek dengan pola pergerakan harga di grafik harian tetap berbentuk segitiga yang kini batasan atasnya di 1298.65. Jadi harga emas masih menyimpan potensi sideways.

Salah satu area support krusial yang dapat mengubah potensi sideways di hari ini adalah 1290.00. Penetrasi terhadap area tersebut dapat menyeret harga emas ke support-support lain di 1285.55 dan 1281.85.

5XAUUSDDaily29

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Gold Wallpapers

Share This