ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Harga minyak mentah WTI turun lebih dari 3 persen pada Selasa dan masih berpotensi turun hingga Rabu siang. Harga minyak mentah WTI mengalami penurunan tajam itu setelah Badan Energi Internasional (IEA) meragukan perdebatan yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir mengenai pengetatan pasar bahan bakar.

Dengan penurunan terkini, berarti harga minyak mentah telah turun sekitar 5 persen sejak mencapai tingkat tertinggi 2015 pada pekan lalu, mengakhiri rally 40 persen antara bulan Juni hingga awal November.

Harga minyak mentah WTI turun drastis setelah IEA meramalkan prospek suram untuk waktu dekat. Penurunan ini bisa dibilang diperburuk oleh aksi jual global di komoditas lain.

Pada hari Selasa IEA memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyaknya sebesar 100.000 barel per hari untuk tahun ini dan selanjutnya, menjadi sekitar 1,5 juta barel per hari pada tahun 2017 dan 1,3 juta barel per hari pada tahun 2018.

Selanjutnya di hari ini para pelaku perdagangan minyak mentah WTI atau memantau ketat data resmi persediaan minyak mentah di AS yang diperkirakan berkurang tajam dari 2,2 juta menjadi -2,1 juta barel.

Perspektif Analisa Teknikal Harga Minyak Mentah WTI

Harga minyak mentah WTI masih tetap dibayangi tekanan jual setelah menukik tajam di hari Selasa yang juga menjadi penetrasi terhadap support 55.22. Masih ada support kuat lain di 34.35 yaitu trend line menanjak seperti terlihat pada grafik 4-jam.

Jadi sebenarnya penurunan harga minyak mentah WTI sejak 8 November adalah bagian dari koreksi terhadap rally jangka menengah yang terjadi sebelumnya.

Jika trend line itu bertahan pasca data nanti malam maka harga minyak mentah WTI berpeluang untuk rebound lagi meskipun tampaknya akan terbatas di area 56.40.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya