ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada perdagangan Rabu ini kondisi dolar AS atau greenback sepertinya masih ingin untuk meraih sisi positif terhadap mata uang utama dunia lainnya serta emas, apalagi masih kuatnya beberapa fundamental ekonomi AS di beberapa hari lalu dan ke depan dimana dukungan membaiknya inflasi konsumen AS akan terlihat mendorong kenaikan suku bunga The Fed akhir tahun ini dan pertengahan kuartal pertama tahun depan.

Seperti kita ketahui munculnya usaha penggeseran PM May di Inggris serta diundurnya pula jadwal pelaksanaan reformasi pajak AS hingga tahun depan serta membaiknya inflasi produsen AS, masih belum membuat greenback memberikan tekanan yang sempurna kepada mata uang utama dunia lainnya kecuali emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,1796, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3164, AUD/USD ditutup menguat di level 0,7628 dan USD/JPY ditutup melemah di level 113,45. Sekaligus membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $1,90 atau 0,15% di level $1280,80 per troy ounce.

Tren pergerakan dolar AS semalam memang menjadi antiklimaks yang negatif bagi mata uang AS tersebut, dimana investor memang sangat menantikan data inflasi konsumen AS yang akan rilis nanti malam.

Beberapa perhitungan yang dapat kami ungkapkan bahwa inflasi konsumen atau CPI kali ini menurut tim riset FS88 bahwa ada kenaikan inflasi yang terlihat memang belum sempurna karena ketika data inflasi ini dikoleksi, kondisi harga minyak belum mencapai puncaknya yaitu di level tertinggi sejak pertengahan 2015 lalu.

Merujuk pula data inflasi produsen semalam yang mencetak rekor tertingginya sejak awal 2012, kali ini inflasi produsen diperkirakan juga akan naik sekitar 0,05% hingga 0,75% saja karena komponen biaya tetap yaitu minyak belum terlalu berpengaruh.

Sehingga kami yakin bahwa kondisi inflasi bulan lalu dan yang akan mendatang mempunyai angka yang lebih tinggi sehingga ini pula yang dapat mendorong kenaikan suku bunga di Desember dan diperkirakan pula setidaknya sekali lagi di Februari tahun depan.

Selain itu nanti malam juga ada data penjualan eceran atau retail sales AS, yang diperkirakan akan alami penurunan. Data yang merupakan perwujudan 2/3 laju PDB AS ini tampaknya tidak terlalu digubris pemirsa karena investor kuatir terhadap data inflasinya. Padahal jika data retail sales ini jeblok, maka laju pertumbuhan ekonomi alias PDB ini juga akan meredup, dan produsen pun berpikir ulang untuk menambah belanja investasinya alias menambah kuantitas produksinya dan pada akhirnya juga terjadi penurunan harga alias laju inflasi juga akan tertahan pula.

Bila data keduanya berseberangan hasilnya, tetap saja dolar AS tertekan, namun jika sama-sama menguat, barulah akhir perdagangan hari ini akan memaniskan greenback.

Selain itu data tenaga kerja Inggris akan menjadi panutan bagi mata uang Inggris, apakah masih mampu menguat kembali di tengah ancaman dilengserkannya PM May ataukah berbalik melemah tajam karena ekonominya suram.

Analisa Teknikal Harian – 15 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

EUR/USD melonjak tajam di hari Selasa, ditutup positif di 1.1798 atau lebih tinggi 1,12% dari penutupan sebelumnya. EUR/USD masih berpeluang ke arah atas, terlihat dari posisinya pada grafik 4-jam yang pagi ini berada di atas support kuat di 1.1723. Support intraday terdekat pagi ini terpantau di 1.1775.

Namun penguatan euro/dolar dapat terhambat di area 1.1823. Jika para bulls berhasil mengatasi area itu maka EUR/USD berpotensi bergerak menuju 1.1880.

1EURUSDDaily

USD/JPY

USD/JPY berakhir turun 0,15% di 113.43 pada akhir sesi Selasa. Namun sejauh ini USD/JPY tetap berada di atas simple moving average 200-periode pada grafik 4-jam dan masih di dalam fase konsolidasi jangka pendek.

Jadi potensi pergerakan turun USD/JPY akan menemui hambatan kuat di SMA 200 tersebut yang pagi ini berada di 113.17 yang dekat dengan support kuat lainnya yaitu level 23,6% Fibonacci retracement jangka menengah di 112.97.

Kegagalan untuk menembus zona support kuat tersebut akan memaksa USD/JPY untuk kembali bergerak naik dan selanjutnya dapat sideways di antara zona support tersebut dan resistance 113.80.

2USDJPYDaily

GBP/USD

Sempat kembali terdesak ke bawah uptrend line jangka menengah yang juga diuji pada hari Senin, kemarin GBP/USD rebound hingga berakhir positif di 1.3164 atau naik 0,37%.

Sayangnya hingga pagi ini GBP/USD tetap dibayangi tekanan jual dengan posisinya yang tetap berada di bawah SMA 200 pada grafik 4-jam yang pagi ini bertengger di 1.3190, dekat dengan resistance kuat lainnya di 1.3205.

Jadi, GBP/USD masih dapat tertekan ke uptrend line tersebut yang hari ini berada di 1.3112. Pergerakan bolak-balik GBP/USD sangat mungkin untuk terjadi karena untuk jangka pendek GBP/USD tetap berada di fase konsolidasi dengan pola harga membentuk segitiga.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

AUD/USD hanya berakhir naik tipis 0,01% di 0.7629 pada penutupan sesi kemarin. Penutupan tersebut tipis di atas support kuat yaitu level 38,2% Fibonacci retracement jangka menengah di 0.7627. Artinya hari ini hanya ada peluang tipis bagi AUD/USD untuk dapat terus bergerak ke utara.

Pada Rabu pagi, grafik 4-jam memperlihatkan AUD/USD masih kesulitan untuk menerjang resistance dinamis di 0.7635 meskipun sejenak harga sempat berada di atasnya.

Singkatnya, selama pada grafik 4-jam tidak terjadi penutupan yang cukup jauh di atas resistance tersebut maka AUD/USD tetap berisiko besar untuk turun lagi. Jika level terendah sesi Selasa di 0.7608 dilewati maka para bears berpeluang untuk menjajal kekuatan support 0.7569.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Harga emas (XAU/USD) naik tipis 0,17% pada akhir sesi Selasa, di 1280.20. Peluang naik masih akan terjaga pada hari ini jika harga emas tetap bertahan di atas SMA 200 pada grafik 4-jam, kini di 1279.75, yang sudah ditembus pada Selasa malam. Support lain berada di 1276.25.

Apabila level tertinggi sesi Selasa di 1283.40 dapat diterjang maka harga emas berpeluang lebih besar untuk segera menguji zona resistance 1288.35/1290.85 yang menjadi area kuat sebelum level psikologis 1300.00.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Op Ed Daily

Share This