ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Harga emas melemah sejak sesi Asia setelah rilis data sentimen, penjualan ritel dan output industri di China yang kurang memuaskan.

Di China, investasi fixed-asset naik 7,3%, sedikit lebih rendah dari kenaikan 7,4% yang terlihat pada bulan Oktober di tahun, bersamaan dengan produksi industri, yang naik 6,2%, di bawah perkiraan kenaikan 6,3% dan penjualan ritel China naik 10%, dibandingkan dengan kenaikan 10,4% yang diprediksi para ekonom,

Sebelumnya pada hari Senin harga emas naik di tengah kenaikan permintaan terhadap safe haven para investor melihat ketidakpastian mengenai hasil reformasi perpajakan AS sementara kemerosotan dalam sterling mendorong dolar AS membatasi kenaikan harga logam mulia.

Kini data inflasi AS juga komentar atau pidato dari para pemimpin tertinggi bank sentral utama di Jerman berada di dalam pantauan para pelaku perdagangan emas.

Perspektif Analisa Teknikal Harga Emas

Harga emas sempat tertekan oleh data China namun secara umum pergerakan sejak kemarin masih sideways karena para pelaku pasar sedang menunggu setidaknya dua agenda penting hari ini yaitu data inflasi konsumen AS dan aktivitas para pemimpin bank sentral utama di sebuah diskusi panel yang digelar ECB.

Ada beberapa level penting yang harus diawasi saat agenda tersebut dirilis yaitu 1274.00 dan 1266.55 lalu di bagian atas yang harus dipantau adalah adalah resistance yang berdekatan 1278.00-1279.80.

Seluruh zona tersebut di atas berpeluang besar untuk menjadi zona pemicu arah harga saat terjadi pergerakan fluktuatif sore dan malam nanti.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya