ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Dolar Selandia Baru turun kembali di bawah 69 sen AS setelah risk appetite semakin berkurang dan juga optimisme yang tumbuh di seputar reformasi pajak AS.

Pelemahan dolar Selandia baru juga terjadi karena penurunan harga komoditas andalan negara tersebut. Indeks CRB yang mengukur kinerja dari 19 komoditas yang paling banyak diperdagangkan, tergelincir sekitar 0,1 persen. Harga produk susu turun untuk lelang ketiga secara berturut-turut pada lelang GlobalDairyTrade pekan lalu.

Sementara itu, dolar AS juga terdukung oleh tweet Presiden AS Donald Trump semalam bahwa AS "semakin dekat" pada reformasi pajak.

Tekanan terhadap kiwi juga datang dari dolar Australia yang terus menguat sejak data NAB dirilis pagi tadi.

Perspektif Analisa Teknikal NZD/USD

Pola bearish flag NZD/USD kini bekerja. Pair ini semakin tersungkur dan telah menembus batasan bawah pola tersebut yang kini berada di 0.6880 dan telah berubah menjadi resistance.

Selain resistance baru tersebut, sebuah resistance dinamis yang kuat pada grafik 4-jam yang kini berada di area 0,6900 mempertegas kondisi bearish pair ini.

Momentum bearish semakin besar ini semakin berpotensi menggiring NZD/USD ke support berikutnya di 0.6818.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya