ForexSignal88.com l Jakarta, 10/11/2017 – Dolar Australia sempat tergelincir pada Jumat pagi setelah rilis pernyataan kebijakan moneter triwulanan Bank Sentral Australia (RBA) di mana bank sentral itu cemas tentang efek dari mata uang yang terlalu kuat.

RBA mengatakan bahwa penguatan nilai tukar dolar Australia akan memperlambat kenaikan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. AUD/USD berpotensi tergelincir lebih jauh, namun penting untuk dicatat bahwa keluhan dari RBA ini adalah salah satu hal yang paling sering suarakan semua bank sentral di dunia. Aussie pun mulai pulih dalam beberapa menit setelah rilis pernyataan tersebut.

Sementara itu perkiraan inflasi RBA sedikit menurun. Sekarang RBA melihat Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 2% pada tahun Juni 2018 dan naik menjadi 2,25% pada akhir 2019.

Perspektif Analisa Teknikal AUD/USD

Grafik 4-jam memperlihatkan AUD/USD masih berada di fase konsolidasi setelah turun ke 0,7623 beberapa waktu silam. Untuk sementara kisaran konsolidasi jangka pendek adalah 0,7623 hingga 0,7728, dua batasan yang selama beberapa hari ke depan harus tetap diawasi.

Sementara itu untuk jangka intraday, potensi naik mulai terlihat meskipun peluangnya masih kecil. Jika area 0,7690 dapat ditembus maka AUD/USD berpotensi menguji 0,7728.

Namun sebaliknya, jika resistance pertama bertahan, AUD/USD dapat kembali ke selatan untuk menguji support 0,7660. Support berikutnya di 0,7623.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya