ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2017 – Pada perdagangan Rabu ini kondisi dolar AS atau greenback tampaknya ingin untuk berusaha mempertahankan sisi positif semalam terhadap mata uang utama dunia lainnya serta emas, meski tidak ada data ekonomi AS yang akan membantunya dan berharap dengan kinerja Presiden Trump yang sedang keliling Asia pekan ini.

Seperti kita ketahui situasi politik di Timur Tengah sudah mulai kondusif dan data tenaga kerja JOLTs juga membaik lagi sehingga membuat greenback memberikan tekanan yang sempurna kepada mata uang utama dunia lainnya serta emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,1588, GBP/USD ditutup melemah di level 1,3163, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7643 dan USD/JPY ditutup melemah di level 113,99. Sekaligus membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $4,90 atau 0,38% di level $1276,70 pertroy ounce.

Tren pergerakan dolar AS nampaknya pekan ini masih di area yang mirip-mirip saja tanpa ada dorongan lebih besar, pasca gaung tenaga kerja AS sudah hilang dan situasi geopolitik Korea dan Timur Tengah yang sewaktu-waktu bisa membuat pasar panik sehingga perlu kecermatan bagi investor memonitor 2 wilayah tersebut.

Gambaran tenaga kerja AS semalam memang diyakini tidak akan mengubah peta kekuatan ancaman greenback terhadap pasar yang lain termasuk emas, tetapi kesadaran bahwa inflasi yang masih rendah memang harus tetap diperhatikan sungguh-sungguh bagi investor greenback bahwa kenaikan suku bunga The Fed memang harus terjadwal dan mempunyai kewaspadaan tinggi. Apalagi harga minyak yang merupakan salah satu komponen penting pendongkrak inflasi mulai dipercaya ekonom dunia mempunyai tren harga yang membaik hingga 3 tahun ke depan.

Hal ini membuat pandangan bahwa inflasi AS dipercaya akan mulai menampakkan sisi kelajuannya di beberapa waktu ke depan dengan terus melejitnya harga minyak tersebut, di mana jika inflasi meninggi, maka kesempurnaan kenaikan suku bunga The Fed memang makin terbuka adanya, apalagi sisi pertumbuhan ekonominya sangat sulit untuk dibendung kelajuannya dengan tambahan paket bantuan fiskal berupa reformasi pajaknya.

Kunjungan Presiden Trump ke Jepang, China dan Korea Selatan serta ke Vietnam dan Filipina namun tidak ke Indonesia, membuat investor masih menanti dengan suasana yang tak menentu. Bila Trump membuat kesalahan sedikit saja dan menyinggung Kim, maka Korea Utara bisa melakukan perbuatan yang bisa menimbulkan aksi safe haven currencies dan commodities.

Gejolak akan perangnya Arab Saudi dengan Iran juga perlu diperhatikan sungguh-sungguh pasca pembersihan kabinet Saudi beberapa waktu lalu, di mana salah pemicunya adalah kebijakan Presiden Trump juga, sehingga investor sebaiknya melakukan transaksi jangka pendek sambil menantikan kejelasan selanjutnya.

Analisa Teknikal Harian – 8 November 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EUR/USD

Pada akhir sesi Selasa EUR/USD ditutup di 1,1586 atau 0,23% lebih rendah daripada penutupan sesi Senin. Pasangan mata uang tersebut sempat anjlok ke 1,1554, level terendah sejak 20 Juli.

Setelah rebound dari level terendah tersebut, hingga Rabu pagi EUR/USD masih tertahan oleh salah satu resistance kuat pada grafik 4-jam di 1,1595 dan saat analisa ini disusun EUR/USD sedang berjuang untuk dapat menghasilkan penutupan yang cukup jauh di atasnya. Resistance selanjutnya di 1,1625.

Jika penutupan bullish gagal diraih, EUR/USD berisiko untuk kembali tertekan. Level terendah sesi kemarin menjadi support pertama dan berikutnya di 1,1515.

1EURUSDDaily

USD/JPY

USD/JPY tetap di fase konsolidasi jangka pendek, bergerak bolak-balik di antara support dan resistance kuat selama beberapa hari terakhir. Kemarin USD/JPY ditutup positif di 113,99 atau naik 0,26% dibandingkan penutupan sesi sebelumnya.

Selanjutnya sejak pembukaan sesi hari ini USD/JPY kembali bergerak ke selatan dengan level terendah intraday sementara di 113,64, tepat di uptrend line pada grafik harian yang berdekatan dengan support kuat lainnya di 113,68.

Jadi kini ada peluang rebound bagi USD/JPY dengan level tertinggi intraday sementara pagi ini di 114,00 yang berperan menjadi resistance pertama. Resistance berikutnya adalah 114,40.

2USDJPYDaily

 

GBP/USD

Pergerakan positif GBP/USD di sesi Jumat dan Senin terbentur oleh level 50% Fibonacci retracement di 1,3178. Pada akhir sesi Selasa GBP/USD ditutup negatif di 1,3167 namun tercatat hanya turun 0,06% dibandingkan penutupan sesi Senin. Jadi peluang bullish masih ada di hari ini.

Support-support kuat untuk hari ini terlihat di 1,3160 dan 1,3125. Untuk sementara waktu GBP/USD berpotensi untuk bergerak di kisaran 1,3125 hingga 1,3178. Apabila kekuatan bullish bertambah dan dapat menembus resistance pertama itu maka GBP/USD dapat bergerak naik lebih jauh dengan target-target berikutnya di 1,3213 dan 1,3254.

3GBPUSDDaily

AUD/USD

Setelah terbentur resistance kuat pada grafik harian, kini di 0,7692, pada hari Selasa AUD/USD terdesak turun ke 0,7625 hingga berakhir negatif di 0,7642 atau turun 0,61% dibandingkan penutupan sesi Senin.

Meskipun pada Rabu pagi rebound, AUD/USD tetap dibayangi tekanan bearish yang memiliki wilayah pertahanan pertama di 0,7670. Hingga dapat terjadi penetrasi kuat terhadap area tersebut, setidaknya pada grafik 1-jam, AUD/USD masih berisiko turun lagi.

Zona support 0,7623/25 akan menjadi incaran para penjual. Jika ditembus, AUD/USD dapat tergelincir ke support berikutnya di 0,7569.

4AUDUSDDaily

XAU/USD

Pada akhir Selasa harga emas (XAU/USD) berakhir di 1274,95 atau turun 0,53% lebih rendah dari penutupan sesi Senin. Namun demikian pada grafik 4-jam atau harian terlihat jelas harga emas masih di fase konsolidasi jangka pendek. Artinya, pola pergerakan bolak-balik masih sangat mungkin untuk terjadi.

Meskipun demikian harus tetap diwaspadai kekuatan simple moving average 200-periode pada grafik 4-jam yang pagi ini bertengger di 1281,80. Selama pada kerangka waktu tersebut tidak terjadi penetrasi kuat terhadap resistance tersebut maka harga emas masih dapat tertekan lagi setelah terjadi rebound.

Zona support intraday terdekat pagi ini terlihat di 1273,75. Support berikutnya adalah trend line menanjak pada grafik harian yang berada di 1265,35.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: 1Zoom

Share This