ForexSignal88.com l Jakarta, 06/11/2017 – Dolar Selandia Baru turun pada hari Senin terhadap greenback setelah ekspektasi inflasi tetap lemah dan Kantor Pengelolaan Utang (Debt Management Office/DMO) Selandia Baru menunda tender obligasi 10 tahun.

Survei dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menunjukkan ekspektasi inflasi tetap rendah, menambah pandangan bahwa bank sentral itu akan mempertahankan suku bunga bertahan pada rekor terendah 1,75 persen pada hari Kamis dan pasar terus memperkirakan bahwa RBNZ tetap demikian sampai setidaknya September 2019.

Pelemahan dolar Selandia Baru juga terjadi di tengah gelombang apresiasi dolar AS yang didorong oleh data ISM non-manufacturing yang melonjak tajam pada hari Jumat.

Perspektif Analisa Teknikal NZD/USD

Pada Kamis dan Jumat pekan lalu NZD/USD telah menguji salah satu resistance dinamis yang kuat pada grafik harian namun selalu gagal untuk menembusnya. Kini resistance tersebut berada di 0,6925 yang berdekatan dengan resistance lama di 0,6931.

Hingga siang ini NZD/USD tetap cenderung ke selatan dan berpotensi untuk segera menguji support di 0,6850. Support berikutnya di 0,6826.

Namun jika pada grafik 1-jam mulai terlihat penutupan di atas 0,6900 maka tekanan ke arah bawah untuk sementara waktu mulai reda.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya